Imam Syafi’i berkata: Allah Tabarakawa Ta’ala berfirman, “Dan Nuh memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil, ‘Hai Anakku. (Qs. Huud (11): 42) Allah berfirman pula, “Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar. ” (Qs. Al An‘aam (6): 74) Maka, Ibrahim pun dikaitkan dengan ayahnya, padahal ayahnya itu seorang kafir. Begitu juga anaknya Nabi Nuh …
Warisan









