Oleh: Ahmad Ghozali Fadli Peringatan Hari Kartini setiap 21 April seharusnya tidak berhenti pada seremoni, busana kebaya, atau romantisme sejarah semata. Ia adalah momen refleksi: sejauh mana martabat perempuan benar-benar dijaga di tengah arus zaman yang kian kompleks? Sejarah mencatat, dalam banyak peradaban kuno, perempuan kerap diposisikan sebagai objek—bahkan tidak jarang kehilangan hak dasar sebagai manusia. Dalam tradisi tertentu di …
Kartini, Martabat Perempuan, dan Tantangan Zaman









