Orang yang sedang Ihram Mencuci Anggota Badannya

Imam Syafi’i berkata: Seseorang yang sedang ihram boleh menggosokbadannya dengan air atau dengan benda lain, ia juga boleh menggaruk-garuk kepala dan jenggotnya ketika mencucinya. Akan tetapi menurut saya, lebih baik baginya untuk menggosok dengan ujung jari (bukan dengan kuku) agar rambutnya tidak rontok. Apabila ternyata rambutnya tercabut dan menempel ditangan, walaupun hanya selembar, maka menurut saya untuk lebih hati-hatinya lebih …

Mandi setelah Memasuki Ihram

Imam Syafi’i berkata: Orang yang sedang ihram boleh mandi dengan alasan untuk mendinginkan badan atau dengan alasan lain, dan juga dibolehkan untuk membasuh kepalanya. Jika ia menggosok rambutnya, hendaklah dilakukan dengan pelan-pelan agar tidak rontok. Imam Syafi’i berkata: Seseorang yang sedang ihram boleh masuk ke dalam tempat pemandian. Diriwayatkan dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas bahwasanya ia masuk ke tempat pemandian …

Shalat Ketika Memasuki Ihram

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang hendak memulai ihramnya, maka menurutku disunahkan baginya untuk shalat sunah kemudian menaiki kendaraannya. Ketika kendaraan tersebut sudah betulbetul berdiri dan menghadap kiblat kemudian mulai berjalan, maka pada saatitu disunahkan baginya untuk memulaiihramnya. Apabila ia berjalan kaki, maka ia berjalan kaki dengan menghadap kiblat kemudian memulai ihramnya. Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dariJabir bahwa Nabi SAW bersabda …

Talbiyah

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang hendak melakukan ihram, baik sudah melaksanakan haji atau belum, maka ia boleh memilih berihram terlebih dahulu atau umrah (haji Tamattu), atau berihram untuk haji dan umrah (haji Qiran), atau berihram untuk haji dulu (haji Ifrad). Menurutsaya, yang terbaik adalah haji Ifrad. Diriwayatkan dari Aisyah RA. bahwa Nabi SAW melakukan haji Ifrad. Imam Syafi’i berkata: Ketika …

Wewangian bagi Orang yang akan Berihram

Imam Syafi’i berkata: Dari Aisyah RA, ia berkata ‘’Aku pernah mengoleskan minyak wangi kepada Rasulullah SAW dengan tanganku ini ketika beliau akan memulai ihramnya.Aku juga pernah melakukannya ketika beliau dalam keadaan tahallul sebelum beliau thawaf dibaitullah (thawaf Ifadhah).” Imam Syafi’i berkata: Seorang laki-laki dan perempuan yang hendak berihram (belum memasuki ihramnya) boleh memakai wewangian apapun dan dari jenis manapun walaupun …

Pakaian Ihram

Imam Syafi’i berkata: Ada persamaan dan perbedaan antara lakilaki dan perempuan dalam hal berihram. Adapun hal yang sama adalah, bahwa keduanya tidak boleh memakai pakaian yang dicelup dengan wewangian, dan juga tidak boleh memakai pakaian yang diminyaki dengan minyak wangi seperti minyak za ‘faran dan waras. Apabila pakaian mereka terkena minyak wangi, maka harus dicuci sehingga hilang bau harumnya ketika …

Bersuci Untuk Ihram

Imam Syafi’i berkata: Menurut saya, seorang laki-laki atau perempuan disunahkan dalam keadaan suci. Demikian juga seorang perempuan yang sedang haid atau nifas, disunahkan untuk mandi terlebih dahulu ketika akan memulai ihram. Bila tidak, maka ia tidak wajib mengulang ihramnya dan juga tidak wajib membayar kifarat (denda). Segala sesuatu yang boleh dilakukan oleh perempuan yang sedang haid juga boleh dilakukan oleh …

Pelaksanaan Haji Secara Ringkas dan Pertengahan

Imam Syafi’i berkata: Miqat bagi penduduk Madinah adalah Dzulhulaifah. Yang lebih jauh dan Madinah, misalnya penduduk Syam dan Maroko serta Mesir dan negeri-negeri sekitarnya, miqat-nya adalah di Juffah. Bagi penduduk Tihamah Al Yaman, miqat-nya adalah Yalamlam. Penduduk Najd, Yaman dan seluruh penduduk Najd, maka miqat-nya adalah Qam (Qamul Manazikh). Bagi penduduk di bagian timur seperti Irak, menurut saya lebih baik …

Orang yang Ihram Membunuh Binatang Buruan

Imam Syafi’i berkata: Allah Tabarakawa Ta ala berfirman, “Maka dendanya ialah mengganti dengan binatang ternak seimbang dengan buruanyangdibunuhnya. “(Qs. Al Maa’idah (5): 95) Imam Syafi’i berkata: Yang dimaksud dengan binatang ternak yang sepadan adalah yang sifatnya sama dengan binatang yang dibunuh, dan juga sama kesehatannya, kekurangannya (sakit) dan kesempurnaannya. Imam Syafi’i berkata: Seandainya seseorang membunuh binatang yang kecil dan cacat, …

Membunuh Kutu

Diriwayatkan dari Ibnu Abu Najih, ia mendengar Maimun bin Mahran berkata, “Ketika aku sedang berada di dekat Ibnu Abbas, tiba-tiba ada seorang lelaki yang bertanya kepadanya, ‘Aku pernah mengambil seekor kutu (ketika aku sedang ihram) kemudian aku melemparkannya, lalu aku berusaha mencarinya tapi aku tidak mendapatkannya. Bagaimana hukumnya?’ Ibnu Abbas menjawab, ‘Itu adalah sesuatu yang telah hilang dan tidak pantas …