Membunuh Hewan Kurban Ketika Sedang Ihram

Imam Syafi’i berkata: Hewan buruan darat dibagi menjadi 3, yaitu: Hewan yang tidak biasa dimakan Hewan yang biasa dimakan Hewan yang biasa dimakan tapi berupa burung. Barangsiapa membunuh binatang buruan darat tersebut, maka ia harus melihat sifat dan keadaan binatang

Hal-hal yang Tidak Boleh Dilakukan oleh Orang yang sedang Ihram

Imam Syafi’i berkata: Orang yang sedang ihram tidak boleh memotong rambut dan kukunya sedikitpun. Apabila kukunya hamper patah (karena sesuatu hal),maka dalam hal ini ia boleh membuang kuku yang hampir patah itu, karena kuku tersebut sudah tidak dianggap sebagai kukunya

Hal-hal yang Boleh Dilakukan oleh Orang yang sedang Ihram

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi SAW berbekam ketika beliau sedang ihram. Imam Syafi’i berkata: Orang yang sedang ihram diperbolehkan untuk berbekam, karena keadaan darurat atau tidak darurat dengan tidak memotong rambut sedikitpun, sebagaimana diperbolehkannya mengeluarkan keringat

Orang yang sedang Ihram Mencuci Anggota Badannya

Imam Syafi’i berkata: Seseorang yang sedang ihram boleh menggosokbadannya dengan air atau dengan benda lain, ia juga boleh menggaruk-garuk kepala dan jenggotnya ketika mencucinya. Akan tetapi menurut saya, lebih baik baginya untuk menggosok dengan ujung jari (bukan dengan kuku) agar

Mandi setelah Memasuki Ihram

Imam Syafi’i berkata: Orang yang sedang ihram boleh mandi dengan alasan untuk mendinginkan badan atau dengan alasan lain, dan juga dibolehkan untuk membasuh kepalanya. Jika ia menggosok rambutnya, hendaklah dilakukan dengan pelan-pelan agar tidak rontok. Imam Syafi’i berkata: Seseorang yang

Shalat Ketika Memasuki Ihram

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang hendak memulai ihramnya, maka menurutku disunahkan baginya untuk shalat sunah kemudian menaiki kendaraannya. Ketika kendaraan tersebut sudah betulbetul berdiri dan menghadap kiblat kemudian mulai berjalan, maka pada saatitu disunahkan baginya untuk memulaiihramnya. Apabila ia berjalan

Talbiyah

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang hendak melakukan ihram, baik sudah melaksanakan haji atau belum, maka ia boleh memilih berihram terlebih dahulu atau umrah (haji Tamattu), atau berihram untuk haji dan umrah (haji Qiran), atau berihram untuk haji dulu (haji Ifrad).

Wewangian bagi Orang yang akan Berihram

Imam Syafi’i berkata: Dari Aisyah RA, ia berkata ‘’Aku pernah mengoleskan minyak wangi kepada Rasulullah SAW dengan tanganku ini ketika beliau akan memulai ihramnya.Aku juga pernah melakukannya ketika beliau dalam keadaan tahallul sebelum beliau thawaf dibaitullah (thawaf Ifadhah).” Imam Syafi’i

Pakaian Ihram

Imam Syafi’i berkata: Ada persamaan dan perbedaan antara lakilaki dan perempuan dalam hal berihram. Adapun hal yang sama adalah, bahwa keduanya tidak boleh memakai pakaian yang dicelup dengan wewangian, dan juga tidak boleh memakai pakaian yang diminyaki dengan minyak wangi

Bersuci Untuk Ihram

Imam Syafi’i berkata: Menurut saya, seorang laki-laki atau perempuan disunahkan dalam keadaan suci. Demikian juga seorang perempuan yang sedang haid atau nifas, disunahkan untuk mandi terlebih dahulu ketika akan memulai ihram. Bila tidak, maka ia tidak wajib mengulang ihramnya dan