Wasiat Berupa Seekor Kambing dari Hartanya

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang mewasiatkan kepada orang lain berupa kambing dari hartanya, maka dikatakan kepada ahli waris, “Berilah ia seekor kambing manapun yang kalian kehendaki, yang ada pada kalian, baik kecil atau besar, biri-biri atau kambing”. Apabila ahli waris

Wasiat dengan Sesuatu yang disebutkan dan Tidak dimilikinya

Imam Syafi’i berkata: Jika orang yang mewasiatkan berkata “Berilah fulan satu kambing dari kambing-kambingku, satu unta dari unta-untaku, satu budak dari budak-budakku atau satu binatang tunggangan dari binatang-binatangku”, sedangkan binatang itu tidak ada dan tidak ada satupun dari jenisyang ia

Wasiat dengan Sesuatu yang disebutkan Tanpa Ada Bendanya

Imam Syafi’i berkata: Jika seseorang mewasiatkan kepada orang lain dan berkata “Berilah dia budak dari budak-budakku”, maka berilah ia seorang budak manapun yang mereka kehendaki. Begitu juga jika ia berkata “Berilah dia seekor kambing dari kambing-kambingku”, atau “Berilah dia seekor

Wasiat dengan Sebagian Hartanya

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang mengatakan “Si fulan mendapatkan bagian dari hartaku, satu bagian dari hartaku atau satu sisi dari hartaku”, maka ini semua adalah sama. Dikatakan kepada ahli waris “Berilah kepadanya, terserah apa yang kalian kehendaki”, karena segala sesuatu

Wasiat Seperti Bagian Salah Seorang Anaknya atau Salah Seorang Ahli Warisnya

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang mewasiatkan kepada orang lain seperti bagian salah seorang anaknya, dan apabila anak itu dua orang, maka bagi orang yang diwasiatkan mendapat sepertiga bagian. Jika anak itu ada tiga orang, maka ia mendapatkan seperempat, hingga seperti

Pembahasan Tentang Wasiat

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Nabi shallallahu alaihi Wasallam tentang wasiat bahwa beliau bersabda, “Tidak baik bagi seseorang yang mempunyai harta yang ingin diwasiatkan bermalam lebih dari dua hari, kecuali jika wasiatnya itu tertulis disisinya. ”

Warisan yang Bersekutu

Imam Syafi’i berkata: Kami mengatakan bahwa jika persekutuan itu adalah antara suami, ibu, saudara dari bapak dan saudara dari ibu, maka suami mendapatkan setengah bagian, ibu mendapatkan seperenam bagian, saudara dari ibu mendapat sepertiga bagian bersekutu dengan anak laki-laki dari

Warisan Orang Murtad

Imam Syafi’i berkata: Dari Usamah bin Zaid, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, . “Seorang muslim tidak mewariskan untuk orang kafir dan orang kafir tidak mewariskan untuk orang muslim.,, Imam Syafi’i berkata: Dengan ini kami katakan, setiap orang yang tidak

Warisan Orang Majusi

Imam Syafi’i berkata: Kami mengatakan bahwa apabila orang Majusi masuk Islam bersama seorang anak perempuan dari istrinya, atau saudara perempuan ibunya, maka kami melihat dua sebab utama. Kami berikan warisan kepada wanita itu dengan salah satu sebab utama tadi, dan

Warisan Anak dari Perempuan yang Ber li’an

Imam Syafi’i berkata: Apabila anak dari perempuan yang ber-li’an dan anak zina meninggal dunia, maka ibunya mendapat warisan sebagaimana terdapat dalam Kitabullah. Saudara laki-lakinya yang seibu juga mendapatkan hak mereka. Kami memperhatikan sisanya, apabila ibunya itu bekas budak yang dimerdekakan,