Pembagian orang yang diambil jizyah darinya

Imam Syafi’i berkata: Setiap orang yang beragama seperti agama yang dianut oleh bapak-bapaknya atau ia beragama sendiri, atau agama Ahli Kitab dari kitab manapun sebelum turunnya Al Qur’an, maka ia bukan dari golongan penyembah berhala. Jika orang itu memberikan jizyah kepada imam dan tunduk kepadanya, maka hendaknya imam menerima jizyah itu, baik ia orang Arab atau orang asing (‘ajarri).
Setiap orang yang masuk ke tempat umat muslim dan ia tidak menganut agama Ahli Kitab, maka imam tidak perlu mengambil jizyah darinya. Imam hams memeranginya hingga mereka masuk Islam, seperti ia memerangi para penyembah berhala hingga mereka masuk Islam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *