Shalat Gerhana Matahari

Imam Syafi’i berkata: Allah Tabaraka wa Ta ’ala berfirman, “Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka …

Bagaimana Bertakbir

Imam Syafi’i berkata: Ucapan takbir adalah sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul SAW, yaitu Allahu Akbar. Imam memulai ucapan Allahu Akbar sampai tiga kali. Apabila ia melebihkan, maka hal itu tidak mengapa. Apabila ia melebihkan, diikuti dengan ucapan: Allahu Akbar kabiira, walhamdu lillahi katsira, wasubhanallahi bukrataw-wa ‘ashila, Allahu Akbar, walaa na ’budu illallah, mukhlishina lahud-diin, walau karihal kaafiruun, laa ilaaha illallahu …

Bertakbir pada Dua Hari Raya

Imam Syafi’i berkata: Umat Islam memulai takbir hari raya idul Fitri sejak terbenamnya matahari pada malam hari raya, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama dalam setiap keadaan, sehingga imam keluar untuk shalat, kemudian mereka berhenti bertakbir. Saya menyukai agar imam bertakbir setelah shalat Maghrib, Isya dan Subuh sampai pagi harinya, dan selesai di tempat shalat hari raya. Imam Syafi’i berkata: Orang …

Siapa yang Harus Menghadiri Shalat Hari Raya

Imam Syafi’i berkata: Saya tidak memberikan rukhshah (keringanan) untuk tidak hadir dalam shalat dua hari raya di antara orang-orang yang wajib shalat Jum’at. Saya menyukai apabila shalat dua hari raya dan shalat Gerhana dikerjakan di kampung yang di dalamnya tidak dilaksanakan shalat Jum’at. Wanita dapat mengerjakan shalat di rumahnya dan budak pun dapat mengerjakan shalat di tempatnya, karena shalat itu …

Dua Keadaan Yang Diperbolehkan Tidak Menghadap Kiblat

Imam Syafi’i berkata: Ada dua keadaan yang diperbolehkan tidak menghadap ke kiblat, Allah Azza wa Jalla berfirman, “Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu meringkas (qashar) sembahyang (mu)… “Hingga firman-Nya, “…maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) bersamamu. ” (Qs. An-Nisaa’ (4): 101-102) Allah Subhanana wa Ta ’ala memerintahkan mereka untuk shalat dalam keadaan takut serta …

Berkumpulnya Dua Hari Raya

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Umar bin Abdul Aziz, ia berkata, “Telah berkumpul dua hari raya (hari raya dan hari Jum’at) di zaman Rasulullah SAW.” Lalu ia mengatakan, “Barangsiapa ingin tinggal di desa-desa sekitar Madinah, maka hendaklah ia duduk dengan santai di sana.” Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Abu Ubaid Abekas budak Ibnu Azhar ia berkata, “Saya menghadiri shalat hari …

Orang yang Nampak Kekeliruannya Sesudah Berijitihad

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, ia berkata: Sewaktu orang banyak berada di Quba’ pada saat shalat Subuh, tiba-tiba seseorang datang kepada mereka seraya berkata, “Tunggu, tadi malam telah diturunkan kepada Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam satu ayat dari Al Qur’an bahwa beliau diperintahkan untuk menghadap ke kiblat, maka hendaklah kamu menghadap ke kiblat itu.” Adalah mereka sebelumnya menghadapkan …

Mendengarkan Khutbah Dua Hari Raya

Imam Syafi’i berkata: Saya menyukai apabila orang yang menghadiri khutbah hari raya berdiam diri dan mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh imam, saya juga menyukai agar tidak seorang pun yang beranjak pergi hingga imam selesai dari khutbahnya. Namun apabila iaberbicara dan tidak mendengarkan khutbah yang disampaikan, atau ia beranjak pergi, maka saya memandangnya makruh. Namun ia tidak harus mengulanginya, dan tidak …

Takbir pada Khutbah Shalat Dua Hari Raya

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Ubaidullah bin Abdullah binUtbah, ia berkata, “Adalah sunah bagi imam membaca takbir di atas mimbar sebelum memulai khutbah pada shalat dua hari raya, ia memulai dengan sembilan kali takbir, tidak dipisahkan antara takbir-takbir itu dengan pembicaraan. Setelah bertakbir, ia berkhutbah kemudian duduk, lalu berdiri untuk menyampaikan khutbah kedua. Ia memulainya (khutbah kedua) dengan bertakbir sebanyak …

Pemisah Antara Dua Khutbah

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Ubaidillah bin Abdullah bin Utbah, ia berkata, “Sunah bagi imam memisahkan antara dua khutbahnya dengan duduk pada shalat dua hari raya.” Imam Syafi’i berkata: Imam memulai khutbah apabila telah berada di atas mimbar, lalu memberi salam yang kemudian di jawab oleh para jamaah. Dalam riwayat dijelaskan bahwa imam naik ke atas mimbar dan duduk di …