Negeri kekerasan

Imam Syafi’i berkata: Jika imam dapat menguasai negeri-negeri ahlul harb dan mengusir penduduknya dari negeri itu, atau menguasai beberapa negeri berikut penduduknya, dan tidak ada di antara negeri-negeri yang didudukinya dan negeri Islam itu seorang musyrikpun, atau ada di antara

kadar Jizyah

Imam Syafi’i berkata: Allah berfirman, “Sampai mereka memberikan jizyah dengan patuh… ” (Qs. At-Taubah (9): 29) Jizyah itu mungkin sedikit dan banyak. Imam Syafi’i berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengambil jizyah dari penduduk Yaman sebesar 1 Dinar setiap tahunnya atau

Pembahasan tentang Hukum Memerangi Musyrikin dan Masalah Harta Kafir Harbi

Imam Syafi’i berkata: Ahli Kitab dan orang-orang musyrik yang berperang, mereka diperangi hingga masuk Islam atau membayar jizyah dengan tangan mereka dan mereka dalam keadaan tunduk. Apabila mereka sudah memberi jizyah, maka kaum muslimin tidak boleh membunuh atau memaksa mereka

Memberikan jizyah atas penduduk suatu negeri dan memasukinya

Imam Syafi’i berkata: Allah berfirman, “Sesungguhnya orang- orang musyrik itu najis…. ” (Qs. At-Taubah (9): 28) Imam Syafi’i berkata: Sampai kepada saya bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Tidak sepatutnya bagi seorang muslim membayar upeti. Dan, tidaklah bagi orang musyrik

Memberikan Jizyah setelah dilawan

Imam Syafi’i berkata: Jika imam menawan suatu kaum dari Ahli Kitab, termasuk para wanita dan anak-anak mereka, lalu mereka meminta untuk dilepaskan, anak-anak serta kaum perempuan mereka dikeluarkan dengan membayar jizyah, maka imam tidak boleh melakukannya terhadap para wanita, anak-anak

Yang dibebaskan membayar jizyah

Imam Syafi’i berkata: Allah berfirman, “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang)

Pembagian orang yang diambil jizyah darinya

Imam Syafi’i berkata: Setiap orang yang beragama seperti agama yang dianut oleh bapak-bapaknya atau ia beragama sendiri, atau agama Ahli Kitab dari kitab manapun sebelum turunnya Al Qur’an, maka ia bukan dari golongan penyembah berhala. Jika orang itu memberikan jizyah

Tambahan sebagai Ahli Kitab

Imam Syafi’i berkata: Kabilah-kabilah Arab itu berpindah-pindah dari satu negeri ke negeri yang lain sebelum diutus Rasul-Nya, Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Mereka itu beragama Ahli Kitab (Yahudi dan Nashrani). Sebagian orang Ahli Kitab mendekati orang Arab dari penduduk Yaman, sehingga

Asal muasal pengambilan jizyah darinya

Imam Syafi’i berkata: Allah telah mengutus Rasul-Nya di Makkah, yaitu negeri kaumnya, sedangkan kaumnya itu orang-orang yang ummi (tidak dapat membaca). Allah berfirman, “Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat- ayat-Nya

Memenangkan agama Nabi atas agama-agama lain

Imam Syafi’i berkata: Allah berfirman, “Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al Qur ‘an) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai.” (Qs. At-Taubah (9): 33) Dari Abu Hurairah bahwa RasuluIIah shallallahu alaihi