Imam Syafi’i berkata: Dibolehkan istirahat ketika thawaf. Diriwayatkan dari Atha’ bahwa ia berpendapat boleh beristirahat ketika thawaf. Ia menyebutkan bahwa istirahat itu adalah duduk.
Istirahat Ketika Thawaf
Sinergi Untuk Kebahagiaan Dunia-Akhirat
Imam Syafi’i berkata: Dibolehkan istirahat ketika thawaf. Diriwayatkan dari Atha’ bahwa ia berpendapat boleh beristirahat ketika thawaf. Ia menyebutkan bahwa istirahat itu adalah duduk.
Dari Handhalah bin Abu Shafyan, dari Thawus, ia berkata, “Saya mendengar Ibnu Umar berkata, ‘Janganlah kalian banyak bicara ketika thawaf, karena sesungguhnya kalian sedang shalat’.” Dari Ibnu Juraiz, dari Atha’, bahwa ia tidak suka bercakap-cakap ketika thawaf kecuali sedikit saja. Ia menyukai dzikrullah dan membaca Al Qur’an ketika thawaf. Imam Syafi’i berkata: Aku menyukai membaca Al Qur’an ketika thawaf. Telah …
Dari Saif, dia mendengar Nabi SAW mengucapkan: “Wahai Tuhan kami, berikanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari siksa neraka. ” Ketika beliau berada di antara sudut Bani Jam’ah (Rukun Yamani) dan Hajar Aswad.
Imam Syafi’i berkata: Menyentuh Hajar Aswad ini disunahkan ketika memulai thawaf dalam keadaan apapun, kecuali dalam keadaan yang terlalu berdesak-desakan sehingga bisa menyebabkan bahaya atau membahayakan orang lain. Apabila keadaan terlalu padat dan berdesak-desakan, menurut pendapat saya tidak disunahkan untuk menyentuh walaupun di awal thawaf. Diriwayatkan dari Atha’, dari Ibnu Abbas, bahwasanya ia berkata, . “Apabila engkau mendapatkan orang berdesak-desakan …
Diriwayatkan dari Muhammad bin Ka’ab Al Qurdhi, bahwa ada seorang laki-laki dari sahabat Nabi SAW yang menyentuh seluruh sudut Ka’bah. Dia mengatakan, “Tidak pantas bagi Baitullah (Ka’bah) ada sesuatu yang ditinggalkan (yang tidak disentuh).” Sedangkan Ibnu Abbas mengatakan, “Sesungguhnya pada diri Rasulullah SAW terdapat contoh tauladan yang baik bagi kalian. “(Qs. Al Ahzaab (33): 21) Imam Syafi’i berkata: Yang dilakukan …
Imam Syafi’i berkata: Disunahkan bagi orang yang thawaf untuk memulai thawaf dengan menyentuh Hajar Aswad, lebih baik lagi apabila dia mencium Hajar Aswad itu. Apabila dia hanya mampu menyentuh dengan tangannya, maka disunahkan baginya untuk mencium tangan tersebut. Jika dia menyentuh Rukun Yamani (sudut yang berseberangan dengan sudut Hajar Aswad) dengan tangannya, maka disunahkan untuk mencium tangannya. Tidak disunahkan untuk …
Imam Syafi’i berkata: Dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Orang yang melakukan umrah disunahkan ber-talbiyah ketika memulai thawaf dengan cara menyentuh (Hajar Aswad) atau tidak menyentuh (karena keadaan yang tidak memungkinkan—penerj.)” Imam Syafi’i berkata: Tidak ada perbedaan pendapat bahwa batas mulai dilakukannya thawaf adalah Hajar Aswad, dan berakhirnya thawaf juga di Hajar Aswad itu. Saya berpendapat bahwa lebih baik apabila seseorang …
Imam Syafi’i berkata: Dari Atha, ia berkata bahwa ketika Rasuiullah SAW memasuki kota Makkah, beliau tidak menoleh ke kiri dan ke kanan, beliau juga tidak berbelok-belok jalannya. Imam Syafi’i berkata: Tidak ada riwayat yang sampai kepada kami bahwa ketika Rasuiullah SAW memasuki kota Makkah, beliau Hadits tersebut terdapat dalam Musnad Imam Syafi ‘i. Hadits tersebut terdapat dalam Musnad Imam Syafi’i …
Imam Syafi’i berkata: Ketika Rasulullah SAW memasuki kota Makkah pada peristiwa Fathu Makkah, beliau mandi dan memakai wewangian, dan beliau dalam keadaan tidak ihram. Insya Allah dari hadits ini saya berpendapat bahwa disunahkan untuk mandi ketika memasuki Makkah, dan tidak boleh memakai wewangian bagi orang yang ihram. Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa ia mandi ketika memasuki kota Makkah. Imam Syafi’i …
Imam Syafi’i berkata: Orang yang terhalang oleh musuh dan membawa hewan kurban wajib dan hewan kurban sunah, maka ketika terhalang ia harus menyembelih kedua hewan tersebut, tidak boleh hanya menyembelih satu di antara dua hewan tersebut; karena kedua hewan tersebut yang satu wajib dan yang satu sunah, kedua-duanya harus disembelih walaupun ia tidak terhalang. Apabila ia terhalang setelah menyembelih kedua …