Al Musaqah

Imam Syafi’i berkata: Arti perkataan pemilik kebun “Jika kalian mau, itu menjadi milik kalian; dan jika mau juga, ia menjadi milikku”, yaitu seseorang mengira-ngira sebuah pohon kurma seperti ia mengira 110 wasaq, 3 lalu ia mengatakan “Jika telah menjadi tamar,

Masalah Barang Perniagaan

Imam Syafi’i berkata: Jika seseorang mengadakan suatu perniagaan dengan orang lain dan orang itu berbuat sesuatu di luar batas dan membeli sesuatu dengan barang perniagaan itu. Jika barang perniagaan tersebut rusak, maka ia yang bertanggung jawab. Jika ia meletakkan sesuatu

Salaf pada Qiradh

Imam Syafi’i berkata: Jika seseorang menyerahkan harta sebagai qiradh kepada orang lain dan menjadikan harta itu sebagai barang perniagaan, dan jika dalam akad qiradh itu (disebutkan) bahwa barang itu untuk dirinya (untuk pemilik harta), maka qiradh tersebut batal apabila ia

Syarat dalam Qiradh

Imam Syafi’i berkata: Tidak boleh mengatakan, “Saya melakukan qiradh untuk Anda dengan taksiran yang tidak saya ketahui dan tidak juga Anda ketahui”. Tidak boleh juga mengatakan, “Saya melakukan qiradh untuk Anda pada suatu waktu tertentu”.

Barang-barang yang tidak bisa untuk diqiradhkan

Imam Syafi’i berkata: Setiap qiradh yang pangkalnya adalah rusak (batal), maka muqaridh berhak memiliki upah yang pantas, dan pemilik harta mendapatkan harta dan keuntungannya. Sebab, jika kami membatalkan qiradh itu,maka tidak boleh menjadikannya sebagai penyewaan (perongkosan) qiradh. qiradh yang tidak

Al qiradh

Imam Syafi’i berkata: Jika seseorang membayarkan suatu harta kepada orang lain sebagai qiradh, dan orang itu (pemilik harta) memasukkan budaknya bersama harta itu, ia juga mensyaratkan bahwa keuntungan dibagi di antara dirinya dan orang yang mengelola harta dan budak, maka

Yang tidak ada Syufahnya

Imam Syafi’i berkata: Tidak ada syuf’ah pada sumur kecuali seseorang memiliki tanah kosong yang memungkinkan untuk dibagi. Jika sumur tersebut luas dan memungkinkan untuk dibagi, maka sumur itu dibagi menjadi dua dengan masing-masing ada mata airnya. Sedangkan jalan, karena ia

Pembahasan tentang Syuf’ah (Hak Membeli Lebih Dahulu)

Jika seseorang membeli sebagian yang ada syufah-nya hingga suatu waktu tertentu, lalu orang yang mempunyai haksyufah itumeminta syuf’ahnya, maka dapat dikatakan kepada orang itu, “Apabila Anda mau, maka relakanlah (berbuat baiklah) dengan menyegerakan harga, maka syufahjuga akan disegerakan. Atau apakah

Salaf pada Ruthab, lalu Ruthab itu Habis

Imam Syafi’i berkata: Apabila seseorang melakukan salaf pada ruthab atau anggur dengan orang lain, hingga pada suatu waktu yang mana kedua barang itu menjadi bagus, maka hal itu diperbolehkan jika kedua barang itu habis hingga tidak lagi tersisa sedikit pun

Salaf yang Boleh dan yang Tidak Boleh

Imam Syafi’i berkata: Tidak diperbolehkan melakukan salaf pada gandum di tanah milik seseorang dengan ditentukan keadaannya, karena terkadang penyakit menimpanya ketika waktu salaf telah tiba. Maka, bagi penjual tidak harus menjelaskan sifat barang tersebut dengan sifat yang lain karena penjualan