Haramnya Seseorang Mengaku Nasab

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang mengaku sebagai nasab atau keturunan kepada orang yang bukan ayahnya, sedang ia mengetahui bahwa orang itu memang bukan ayahnya, maka syurga adalah  haram atasnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Abu

Larangan Menampakkan Rasa Gembira Karena Adanya Bencana  

Allah Ta’ala berfirman: ‘Hanyasanya kaum mu’minin itu adalah sebagai orang-orang yang sesaudara.’ (al- Hujurat: 10) Allah Ta’ala juga berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang senang kalau perbuatan keji tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, maka orang-orang yang sedemikian itu akan memperoleh siksa

Apa yang Dilarang Oleh Allah ‘Azza Wa Jalla Serta Oleh Rasulullah s.a.w.

Allah Ta’ala berfirman: “Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasulullah itu takut, jangan sampai mereka ditimpa oleh fitnah ataupun terkena siksa yang pedih.” (an-Nur: 63) Allah Ta’ala juga berfirman: “Allah   menakut-nakuti    engkau   semua,   supaya   engkau   semua   mengerjakan kewajibanmu terhadap Allah

Apa yang Dilarang oleh Agama atas Dirinya

Allah Ta’ala berfirman: “Dan apabila engkau ditipu oleh syaitan dengan suatu tipuan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah.” (al-A’raf: 200) Allah Ta’ala juga berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu, apabila mereka ditipu oleh syaitan yang datang berkunjung, mereka lalu ingat kembali

Haramnya Menghinakan Seorang Muslim

Allah Ta’ala berfirman: “Hai sekalian orang-orang yang beriman, janganiah sesuatu kaum itu menghinakan kaum yang lain, karena barangkali kaum yang dihinakan itu lebih balk daripada yang menghinakan. Jangan pula golongan wanita yang satu itu menghinakan golongan wanita yang lain, karena

Beberapa Hadis yang Berserakan Tidak Termasuk dalam Bab Tertentu dan yang Sedap-sedap Dirasakan

Dari Annawwas bin Sam’an r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. menyebutkan perihal Dajjal pada suatu pagi. Beliau s.a.w. menguraikan Dajjal itu kadang- kadang suaranya direndahkan dan kadang-kadang diperkeraskan  dan Dajjal itu  sendiri oleh beliau s.a.w. kadang-kadang dihinanya, tetapi kadang-kadang diperbesarkan hal ihwalnya

Larangan Menyelidiki Kesalahan Orang

Allah Ta’ala berfirman: “Janganlah engkau semua saling selidik-menyelidiki yakni memata-matai kesalahan orang lain,” (al-Hujurat: 12) Allah Ta’ala berfirman pula: “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min, lelaki atau perempuan, tanpa adanya sesuatu yang mereka lakukan, maka orang-orang yang menyakiti itu menanggung

Haramnya Hasad Dengki Mengharapkan Lenyapnya Sesuatu Kenikmatan Dari Pemiliknya

Allah Ta’ala berfirman: “Apakah mereka yakni orang-orang yang terkena laknat itu mendengki atau iri hati kepada orang-orang lain karena keutamaan yakni karunia yakni diberikan Allah kepada mereka ini?” (an-Nisa’: 54) Dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Takutlah engkau

Larangan Saling Membenci Dan Memutuskan Ikatan Persahabatan

Allah Ta’ala berfirman: “Hanyasanya orang-orang mu’min itu adalah sebagai beberapa orang saudara.” (al-Hujurat: 10) Allah Ta’ala juga berfirman: “Kaum mu’minin itu merendahkan diri kepada sesama kaum mu’minin serta bersikap mulia tegas terhadap kaum kafirin.” (al-Maidah: 54) Allah Ta’ala berfirman lagi:

Larangan Menyakiti

Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mu’min, leiaki atau perempuan, tanpa adanya sesuatu yang mereka lakukan, maka orang-orang yang menyakiti itu menanggung kebohongan dan dosa yang nyata.” (al-Ahzab: 58) Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiallahu ‘anhuma, katanya: