Dari Jabir r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. melarang kalau air yang berhenti yakni yang tidak mengalir itu dikencingi. (Riwayat Muslim)
Larangan Kencing dan Sebagainya di Air Tidak Mengalir
Sinergi Untuk Kebahagiaan Dunia-Akhirat
Dari Jabir r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. melarang kalau air yang berhenti yakni yang tidak mengalir itu dikencingi. (Riwayat Muslim)
Dari an-Nu’man bin Basyir radhiallahu ‘anhuma bahwasanya ayahnya datang kepada Rasulullah s.a.w. dengan membawanya juga yakni membawa an-Nu’man, lalu ayahnya itu berkata: ‘Sesungguhnya saya memberikan seseorang bujang hambasahaya kepada anakku ini. Hambasahaya itu adalah milik saya.” Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: “Adakah semua anakmu itu juga engkau beri semacam yang engkau berikan pada anak ini?” Ayah menjawab: ‘Tidak.” Kemudian Rasulullah s.a.w. …
Allah Ta’ala berfirman: “Dan jikalau engkau semua meminta kepada para wanita itu yakni yang ajnabiyab atau bukan mahramnya akan sesuatu benda, maka mintalah kepada mereka di belakang tabir.” (al-Ahzab: 53) Dari Uqbah bin ‘Amir r.a., bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Takutlah engkau semua masuk kepada wanita yang bukan mahramnya.” Kemudian ada seorang lelaki dari sahabat Anshar berkata: “Bagaimanakah pendapat Tuan tentang ipar?” …
Dari Zainab binti Abu Salamah radhiallahu ‘anha, katanya: “Saya masuk ke tempatnya Ummu Habibah, yaitu isterinya Nabi s.a.w. ketika ayahnya yaitu Abu Sufyan bin Harb meninggal dunia. Ummu Habibah meminta harum-haruman seperti minyak wangi dan sebagainya yang berwarna kuning karena keaslian kejadiannya atau kuning karena lainnya dengan dicampuri bahan penguning dalam membuatnya. la meminyaki seseorang jariyah gadis lalu mengenakannya pada …
Allah Ta’ala berfirman: “Katakanlah kepada orang-orang yang beriman itu, supaya mereka memejamkan mata mereka dan menjaga kemaluan mereka.” (an-Nur: 30) Allah Ta’ala juga berfirman: “Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati itu seluruhnya akan ditanyakan perihal perbuatannya masing-masing.” (al-lsra’: 36) Allah Ta’ala berfirman pula: “Allah Maha Mengetahui akan kekhianatan mata serta apa yang tersembunyi dalam hati.” (Ghafir: 19) Kekhianatan mata maksudnya ialah pandangan …
Dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. melarang kalau seseorang kota itu menjualkan untuk seseorang desa, sekalipun ia adalah saudaranya seayah dan seibu.” (Muttafaq ‘alaih) Keterangan: Orang kota menjual untuk orang desa itu maksudnya ialah umpama saja orang desa itu datang pada orang kota dengan membawa barang-barang yang diperlukan oleh umum. la meminta kepada orang kota supaya barang-barangnya itu dijualkan olehnya …
Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya Allah itu ridha untukmu semua akan tiga perkara dan benci untukmu semua akan tiga perkara pula. Allah ridha untukmu semua, jikalau engkau semua menyembahNya dan tidak menyekutukan sesuatu denganNya dan jikalau engkau semua berpegang teguh dengan agama Allah dengan bersama-sama penuh rasa persatuan dan engkau semua tidak bercerai-berai. Allah benci untukmu …
Dari Abu Zar r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. ditanya: “Bagaimanakah pendapat Tuan perihal seseorang lelaki yang mengerjakan suatu amalan yang baik dan ia mendapatkan pujian dari orang banyak karena amalannya itu?” Beliau s.a.w. lalu bersabda: “Yang sedemikian itulah kegembiraan seorang mu’min yang diterima secara segera yakni semasih di dunia sudah dapat merasakan kenikmatannya. (Riwayat Muslim)
Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w., sabdanya: “Janganlah seseorang itu berisyaratkan kepada saudaranya dengan menggunakan pedang, sebab sesungguhnya ia tidak mengetahui barangkali syaitan menusukkan apa yang di tangannya itu pada saudaranya tadi, sehingga menyebabkan ia terjerumus dalam lobang neraka.” (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: “Abul Qasim yakni Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang berisyarat kepada saudaranya dengan …
Allah Ta’ala berfirman: “Dan tidaklah mereka itu diperintah melainkan untuk menyembah kepada Allah dengan bersikap ikhlas terhadap agamaNya, lagi mencondongkan diri,” sampai habisnya ayat. (al-Bayyinah: 5) Allah Ta’ala juga berfirman: “Janganlah engkau semua membatalkan sedekah-sedekahmu semua yakni menghapuskan pahala sedekah-sedekah itu dengan sebab melakukan undat-undat membanggakan kebaikan daripada orang yang diberi serta menyakiti hati. Orang sedemikian ini adalah sama dengan …