Makruhnya Keluar dari Masjid Sesudah Azan Kecuali Karena Uzur

Dari Abusysya’tsa, katanya: “Kita semua duduk-duduk bersama Abu Hurairah r.a. dalam masjid, lalu muadzdzin berazan, kemudian ada seorang lelaki berdiri dari masjid dan terus berjalan. Abu Hurairah mengikuti orang tersebut dengan pandangan matanya sehingga keluarlah orang tadi dari masjid. Abu Hurairah lalu berkata; “Orang itu  benar-  benar telah bermaksiat  yakni menyalahi ajaran Abul Qasim yakni Nabi Muhammad s.a.w.” (Riwayat Muslim)

Memperkeraskan Haramnya Harta Riba

Allah Ta’ala berfirman: “Orang-orang yang makan riba itu tidak dapat berdiri tegak, melainkan sebagaimana berdirinya orang yang kemasukan syaitan. Yang sedemikian itu disebabkan karena mereka mengatakan: “Sesungguhnya berjual-beli itu sama dengan riba.” Allah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba dan barangsiapa yang memperoleh nasihat dari Tuhannya, lalu ia berhenti sesudah itu, maka apa-apa yang dilakukan dahulu sebelum itu habislah sudah dosanya, …

Mengokohkan Keharamannya Makan Harta Anak Yatim

Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang makan harta-harta anak yatim dengan cara penganiayaan, maka hanyasanya yang mereka makan dalam perut mereka itu adalah api neraka dan mereka akan masuk dalam neraka Sa’ir.” (an-Nisa’: 10) Allah Ta’ala juga berfirman: “Dan janganlah engkau mendekat kepada harta-harta anak yatim, melainkan dengan cara penggunaan yang lebih baik seperti menjaga dan memperkembangkannya.” (al- An’am:152) Allah …

Makruhnya Seseorang Yang Menarik Kembali Hibah 

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Orang yang kembali dari hibahnya yakni menarik kembali apa yang sudah diberikannya itu adalah seperti anjing yang kembali makan tumpah-tumpahannya.” (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat lain disebutkan: Nabi s.a.w. bersabda: “Perumpamaan orang yang mengambil kembali sedekahnya adalah seperti seekor anjing yang tumpah- tumpah lalu ia kembali kepada tumpah-tumpahannya itu, kemudian memakannya.” Dalam …

Haramnya Menyiksa Dengan Api Pada Semua Binatang

Dari Abu Hurairah r.a. katanya: “Rasulullah s.a.w. mengirimkan kita beberapa orang sebagai perutusan, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Jikalau engkau semua dapat menemukan si Fulan dan si Fulan,” yakni dua orang dari golongan kaum Quraisy yang juga disebutkan namanya oleh beliau s.a.w. itu. Selanjutnya beliau bersabda: “Kalau dapat menemukan keduanya itu, maka bakar sajalah keduanya itu dengan api.” Setelah kita hendak …

Makruhnya Memuji di Muka Orang yang Dipuji

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Nabi s.a.w. mendengar seseorang lelaki memuji pada orang lelaki lain dan mempersangatkan dalam memujinya itu, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Engkau telah merusakkan orang itu atau engkau telah mematahkan punggung orang itu.” (Muttafaq ‘alaih) A l – I t h r a ‘ artinya bersangatan dalam memberikan pujian. Dari Abu Bakrah r.a. bahwasanya ada seseorang lelaki …

Larangan Menyiksa Hamba Sahaya, Binatang, Wanita Dan Anak Tanpa Sebab

Allah Ta’ala berfirman: “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang menjadi kerabat, tetangga yang bukan kerabat, teman dalam perjalanan, orang yang dalam perjalanan dan apa-apa yang menjadi milik tangan kananmu yakni hamba sahaya. Sesungguhnya Allah i tu tidak menyukai orang-orang yang sombong serta membanggakan diri.” (an-Nisa’: 36) Dari Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya …

Larangan Berbisiknya Dua Orang Tanpa Orang Yang Ketiga

Allah Ta’ala berfirman: “Hanyasanya berbisik-bisik itu adalah dari tipudaya syaitan.” (al-Mujadalah: 10) 1595. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Jikalau  mereka yakni  yang sedang berada dalam  majlis itu bertiga orang, maka janganlah yang dua orang berbisik-bisik, meninggalkan orang yang ketiga.” (Muttafaq ‘alaih) Hadis ini juga diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dan ia menambahkan: Abu Shalih berkata kepada …

Haramnya Meninggalkan Sapa-menyapa Antara Kaum Muslimin Lebih Dari Tiga Hari

Allah Ta’ala berfirman: “Hanyasanya orang-orang mu’min itu adalah saudara, maka berbuat baiklah damaikanlah antara kedua saudaramu.” (al-Hujurat: 10) Allah Ta’ala juga berfirman: “Janganlah engkau semua tolong-menolong dalam hal yang dosa dan pelanggaran hukum.” (al-Maidah: 2) Dari Anas r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah engkau semua saling putus-memutuskan hubungan persahabatan atau kekeluargaan jangan pula saling belakang-membelakangi dan janganlah benci-membenci serta jangan …