Bilal Bin Rabbah

Nah, siapakah kiranya orang Habsyi yang kemarin masih jadi budak belian ini … ? Itulah dia Bilal. bin Rabah, muaddzin Islam dan penggoncang berhala yang dipuja Quraisy sebagai tuhan! la merupakan salah satu keajaiban iman dan kebenaran! Salah satu mujizat Islam yang maka besar! Dari tiap sepuluh orang, semenjak munculnya Agama itu sampai sekarang, bahkan sampai kapan saja dikehendaki Allah, …

Abu Dzar Al-Ghifari Tokoh Gerakan Hidup Sederhana

Ia datang ke Mekah terhuyung-huyung letih tetapi matanya bersinar bahagia . . . Memang, sulitnya perjalanan dan panasnya udara padang pasir telah menyengat badannya dengan rasa sakit dan lelah, tetapi tujuan yang hendak dicapainya telah meringankan penderitaan dan meniupkan semangat serta rasa gembira dalam jiwanya. Ia memasuki kota dengan menyamar. Seolah-olah ia seorang yang hendak melakukan thawaf keliling berhala-berhala besar …

Abdullah Bin Umar Tekun Beribadah Dan Mendekatkan Diri Kepada Allah

Sewaktu telah berada di puncak usianya yang tinggi, ia berbicara:Saya telah bai‘at kepada Rasulullah saw Maka sampai saat ini, saya tak pernahbelot atau mungkir janji . . . . Dan saya tak pernah bai‘at kepada pengobar fitnah …. Tidak pula membangunkan orang Mu‘min dari tidur- nya…. Dalam kalimat-kalimat di atas tersimpul secara ringkas tapi padat kehidupan seorang laki-laki shalih yang …

Mush’Ab Bin Umair Duta Islam Pertama & Bapak Tauhid

Mush‘ab bin Umair salah seorang di antara para shahabat Nabi. Alangkah baiknya jika kita memulai kisah dengan pribadinya: Seorang remaja Quraisy terkemuka, seorang yang paling ganteng dan tampan, penuh dengan jiwa dan semangat kepemudaan. Para muarrikh dan ahli riwayat melukiskan semangat kepemudaannya dengan kalimat: Seorang warga kota Mekah yang mempunyai nama paling harum. Ia lahir dan dibesarkan dalam kesenangan, dan …

Salman Al-Farisi

Dari Persi datangnya pahlawan kali ini. Dan dari Persi pula Agama Islam nanti dianut oleh orang-orang Mu‘min yang tidak sedikit jumlahnya, dari kalangan mereka muncul pribadi pribadi istimewa yang tiada taranya, baik dalam bidang ke- ilmuan dan keagamaan, maupun dalam ilmu pengetahuan dan keduniaan. Dan memang, salah satu dari keistimewaan dan kebesaran al-Islam ialah, setiap islam memasuki suatu negeri dari …

Perbedaan Pendapat (Ikhtilaf)

Tanya: saya menemukan ulama pada masa lalu dan sekarang berbeda pendapat dalam sebagian hal. Apakah itu boleh bagi mereka? Jawab: perbedaan pendapat itu ada dua macam, yaitu yang mengharamkan dan yang tidak mengharamkan. Tanya: apa itu perbedaan pendapat yang diharamkan?  Jawab: setiap sesuatu yang telah dijelaskan argumennya oleh Allah SWT atau melalui lisan Nabi-Nya dalam bentuk nash yang tidak boleh …

Kedudukan Ijma dan Qiyas

Tanya: Anda menetapkan hukum berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah, maka bagaimana mungkin Anda menetapkan hukum dengan ijma dan qiyas bersamaan dengan adanya dalil dari Al Qur’an dan Sunnah? Jawab: apabila saya menetapkan hukum dengan ijma dan qiyas sebagaimana saya menetapkan hukum dengan Al Qur’an dan Sunnah, maka itu berarti latar belakang perkara yang saya tetapkan hukumnya berbeda. Tanya: bolehkah dasar-dasar …

Ucapan-ucapan Sahabat

Tanya: saya telah mendengar penjelasan Anda tentang ijma dan qiyas setelah penjelasan Anda tentang hukum Al Qur’an dan Sunnah. Apa pendapat Anda tentang ucapan-ucapan  para sahabat Rasulullah SAW apabila mereka berselisih di dalamnya? Jawab: kami berpegang pada pendapat yang sejalan dengan Al Qur’an, atau Sunnah, atau ijma atau yang lebih shahih dalam qiyas. Tanya: menurut Anda, seandainya seorang sahabat mengeluarkan …

Istihsan

Tanya: saya setuju dengan Anda, bahwa ijtihad tidak dilakukan kecuali terhadap perkara yang dibutuhkan, dan perkara yang dibutuhkan itu harus berupa substansi yang bisa dicari dengan petunjuk yang diarahkan kepadanya, atau menyerupakan dengan substansi yang ada. Hal ini menjelaskan bahwa seseorang tidak boleh berpendapat berdasarkan istihsan apabila istihsan bertentangan dengan khabar. Seorang mujtahid harus berusaha keras menemukan makna khabar kitab …

Argumen Keabsahan Hadits (khabar) Ahad

Tanya: sebutkan argumen untuk menetapkan khabar ahad dengan nash khabar, atau dengan petunjuk di dalamnya, atau dengan ijma!  Jawab: Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Abdul Malik bin Umair dari Abdurrahman bin Abdullah bin Mas‟ud, dari ayahnya, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Semoga Allah mencerahkan wajah seorang hamba yang mendengar ucapanku lalu ia menghafalnya, mencernanya, dan menyampaikannya, karena banyak orang yang membawa ilmu tetapi …