Shalat Dalam Ka’bah

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Ibnu Umar bahwa Rasul Shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam Ka’bah bersama Bilal, Usamah serta Utsman bin Talhah. Ibnu Umar berkata, “Apa yang diperbuat Rasul Shallallahu ‘alaihi wasallam di dalam Ka’bah?” Bilal menjawab, “Beliau menempatkan satu tiang pada sisi kirinya dan satu tiang di sisi kanannya serta tiga tiang di belakangnya, kemudian beliau mengerjakan shalat.” …

Keadaan Kedua Tentang Bolehnya shalat Tidak Menghadap Kiblat

Imam Syaft’i berkata: Surniah Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam menunjukkan bahwa seorang yang melakukan safar (perjalanan) boleh mengerjakan shalat sunah di atas kendaraan, dengan menghadap ke arah manasaja. Apabila ia hendak ruku atau sujud, maka ia cukup memberi isyarat, dan menjadikan posisinya saat sujud lebih rendah dari rukunya. Tidak boleh mengerjakan shalat selain menghadap ke arah kiblat bagi orang yang melakukan …

Shalat Gerhana Sendirian

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Amru atau Safwan bin Abdullah bin Safwan, ia berkata: Saya melihat Ibnu Abbas melaksanakan shalat di belakang sumur Zamzam karena gerhana matahari sebanyak dua rakaat, pada tiap rakaatnya ada dua ruku.” Imam Syafi’i berkata: Maka demikianlah, saya lebih menyukai bagi yang mukim menjadi imam untuk melaksanakan shalat. Namun apabila imam meninggalkan shalat Gerhana, hendaklah ia …

Kadar Shalat Gerhana Matahari

Imam Syafi’i berkata: Saya menyukai agar imam berdiri saat shalat Gerhana Matahari, lalu bertakbir kemudian membaca doa Iftitah, sebagaimana ia membaca doa Iftitah pada shalat fardhu. Kemudian setelah doa Iftitah pada rakaat pertama, ia membaca surah Al Baqarah apabila ia mengafalnya. Namun apabila ia tidak menghafalnya, ia boleh membaca surah lain yang panjangnya seperti surah Al Baqarah. Kemudian ia ruku …

Kutbah Shalat Gerhana Matahari

Imam Syafi’i berkata: Imam berkhutbah pada shalat Gerhana matdhari yang teijadi pada siang hari dengan dua khutbah, ia duduk pada khutbah pertama ketika berada di atas mimbar, kemudian berdiri. Apabila telah selesai dari khutbah pertama, ia duduk kemudian berdiri untuk membaca khutbah kedua. Apabila telah selesai, maka ia dapat turun dari mimbar. Imam Syafi’i berkata: Imam menjadikan khutbah pada shalat …

Waktu Shalat Gerhana Matahari

Imam Syafi’i berkata: Manakala telah terjadi gerhana matahari pada tengah hari, sesudah ashar atau sebelumnya, maka imam boleh mengerjakan shalat Gerhana Matahari dengan orang banyak, karena Nabi SAW memerintahkan shalat yang disebabkan oleh gerhana matahari. Tidak ada waktu haram bagi shalat yang diperintahkan Nabi SAW, sebagaimana tidak diharamkan mengerjakan shalat yang luput, shalat jenazah, shalat karena thawaf, dan shalat yang …

Shalat Gerhana Matahari

Imam Syafi’i berkata: Allah Tabaraka wa Ta ’ala berfirman, “Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. Jika mereka menyombongkan diri, maka mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya di malam dan siang hari, sedang mereka …

Bagaimana Bertakbir

Imam Syafi’i berkata: Ucapan takbir adalah sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasul SAW, yaitu Allahu Akbar. Imam memulai ucapan Allahu Akbar sampai tiga kali. Apabila ia melebihkan, maka hal itu tidak mengapa. Apabila ia melebihkan, diikuti dengan ucapan: Allahu Akbar kabiira, walhamdu lillahi katsira, wasubhanallahi bukrataw-wa ‘ashila, Allahu Akbar, walaa na ’budu illallah, mukhlishina lahud-diin, walau karihal kaafiruun, laa ilaaha illallahu …