Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. berjalan melalui seorang lelaki dari golongan kaum Anshar dan ia sedang menasihati saudaranya tentang hal sifat malu yakni malu mengerjakan kejahatan. Kemudian Rasulullah s.a.w. bersabda: “Biarkanlah ia, sebab sesungguhnya sifat malu itu termasuk dari keimanan.” (Muttafaq ‘alaih) Keterangan: Malu itu ada yang baik dan ada yang jelek. Malu menjalani sesuatu kemunkaran dan …
Malu dan Keutamaannya dan Menganjurkan untuk Berakhlak dengan Sifat Malu Itu
