Shalat Sunnah Ashar

Dari Ali bin Abu Thalib, katanya: “Nabi s.a.w. itu bersembahyang sunnah  empat rakaat sebelum Asar, memisahkan antara empat rakaat tadi dengan bersalam yakni sesudah dapat dua rakaat bersalam dulu – kepada para malaikat muqarrabun dan orang-orang yang mengikuti mereka dari golongan kaum Muslimin dan mu’minin.” Diriwayatkan oleh Imam Termidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan. Dari Ibnu Umar …

Shalat Sunnah Zuhur

Dari ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Saya bersembahyang bersama Rasulullah s.a.w. dua rakaat sebelum zuhur dan dua rakaat sesudahnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha bahwasanya Nabi s.a.w. itu tidak meninggalkan shalat sunnah sebanyak empat rakaat sebelum Zuhur.” (Riwayat Bukhari) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha pula, katanya: “Nabi s.a.w. bersembahyang di rumahku empat rakaat sebelum Zuhur kemudian keluar lalu bersembahyang bersama …

Sunnahnya Menerangkan dan Menjelaskan Pembicaraan Kepada Orang yang Diajak Bicara

Dari Anas r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. apabila berbicara dengan sesuatu pembicaraan, maka beliau s.a.w. mengulanginya tiga kali sehingga dapat dimengerti apa yang dibicarakannya itu. Dan jikalau beliau s.a.w. itu datang pada sesuatu kaum, lalu memberikan salam kepada mereka, maka salam itu diucapkan sebanyak tiga kali.” (Riwayat Bukhari) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya: “Percakapannya Rasulullah s.a.w. itu adalah merupakan percakapan yang …

Sunnahnya Berbicara yang Baik dan Menunjukkan Wajah yang Manis Ketika Bertemu

Allah Ta’ala berfirman: “Dan tundukkanlah sayapmu yakni bersikap merendahkan dirilah  terhadap kaum mu’minin.” (al-Hijr: 88) Allah Ta’ala berfirman pula: “Andaikata engkau itu berakhlak jelek serta keras hati, niscayalah orang-orang itu sama lari dari sekelilingmu.” (ali-lmran: 159) Dari ‘Adiy bin Hatim r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Takutlah engkau semua kepada neraka, sekalipun dengan jalan bersedekah dengan potongan kurma, maka barangsiapa yang …

Sunnahnya Berbaring Sesudah Mengerjakan Shalat sunnah Dua Rakaat Fajar

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, katanya: “Nabi s.a.w. itu apabila sudah selesai bersembahyang dua rakaat fajar shalat sunnah sebelum Subuh-lalu beliau s.a.w. berbaring pada lambungnya yang sebelah kanan yakni miring kanan.” (Riwayat Bukhari) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha pula, katanya: “Rasulullah s.a.w. itu bersembahyang antara sesudah selesainya shalat Isya’ sampai terbitnya fajar sebanyak sebelas rakaat, setiap habis dua rakaat beliau s.a.w. bersalam …

Memelihara Apa-apa yang Sudah Dibiasakan dari Hal Kebaikan

Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Allah itu tidak mengubah sesuatu yang ada dalam sesuatu kaum, sehingga kaum itu mengubah sendiri apa-apa yang ada di dalam diri mereka.” (ar-Ra’ad: 11) Allah Ta’ala berfirman lagi: “Janganlah engkau semua menjadi seperti wanita yang mengurai tenunannya setelah kuatnya tenunan tadi, hingga menjadi tenunan yang tercerai-berai.” Al-Ankats ialah jamaknya niktsun yaitu tenunan yang diurai dan tercerai-berai. …

Memenuhi Perjanjian dan Melaksanakan Janji

Allah Ta’ala berfirman: “Dan penuhilah perjanjian, karena sesungguhnya perjanjian itu akan ditanyakan.” (al-lsra’: 34) Allah Ta’ala berfirman lagi: “Dan penuhilah perjanjian terhadap Allah, jikalau engkau semua menjanjikannya.” (an- Nahl: 91) Allah Ta’ala juga berfirman: “Hai sekalian orang-orang yang beriman, penuhilah janji-janji itu.” (al-Maidah: 1) Allah Ta’ala berfirman pula: “Hai sekalian orang-orang yang beriman, mengapa engkau semua mengucapkan apa-apa yang tidak engkau …

Menjaga Rahasia

Allah Ta’ala berfirman: Dan penuhilah janji, karena sesungguhnya janji itu akan ditanyakan.” (al-lsra’: 34) Dari Abu Said al-Khudri r.a,, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya seburuk-buruknya manusia di sisi Allah dalam hal kedudukannya pada hari kiamat ialah seseorang lelaki yang menyetubuhi isterinya dan isterinya itupun menyet’ubuhinya, kemudian menyiar-nyiarkan rahasia isterinya itu,” misalnya mengatakan pada orang lain perihal cara bersetubuhnya atau apa-apa …

Meringankan Dua Rakaat Fajar – Sunnah Sebelum Subuh dan Bacaannya

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha: “Bahwasanya Nabi s.a.w. bersembahyang dua rakaat yang ringan sekali antara azan dan iqamah dari shalat Subuh.” (Muttafaq ‘alaih). Dalam riwayat Imam-imam Bukhari dan Muslim disebutkan pula: Beliau s.a.w. bersembahyang dua rakaat fajar, lalu meringankan kedua rakaatnya, sehingga saya bertanya, apakah beliau s.a.w. itu juga membaca Ummul Quran yakni surat al-Fatihah.  Dalam  riwayat Imam Muslim disebutkan: Beliau …

Mengokohkan Sunnahnya Dua Rakaat Shubuh

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha bahwasanya Nabi s.a.w. itu tidak meninggalkan shalat sunnah empat rakaat sebelum Zuhur dan dua rakaat sebelum Subuh.” (Riwayat Bukhari) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha pula, katanya: “Tidak ada sesuatu amalanpun dari golongan amalan-amalan sunnah yang lebih ditetapi oleh Nabi s.a.w. melebihi dua rakaat fajar – yakni dua rakaat sebelum shalat Subuh.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha …