Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Urwah bin Zubair, ia berkata, “Apabila salah seorang di antara kamu melihat kilat atau hujan, maka janganlah ia menunjuknya, namun hendaklah ia menyifatkan dan menerangkannya.”
Imam Syafi’i berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami dari orang yang terpercaya bahwa Mujahid mengatakan, “Guruh itu adalah malaikat dan kilat itu adalah sayap para malaikat yang menghalau awan.”
Imam Syafi’i berkata: Apa yang diungkapkan Mujahid serupa dengan yang diisyaratkan Al Qur’an. Telah mengkhabarkan kepada kami dari orang yang terpercaya, dari Mujahid bahwa ia berkata, “Saya tidak mendengar bahwa seseorang melihat kilat dengan matanya, seolah-olah ia mengisyaratkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam A1 Qur’an, ‘Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka ” (Qs. Al Baqarah(2): 20)
Telah sampai kepada kami dari Mujahid, ia berkata, “Saya pemah mendengar orang yang terkena sambaran halilintar, seakan-akan ia mengisyaratkan firman Allah di dalam A1 Qur’an, “dan Dia mengirimkan halilintar lalu mengenai siapa yang dikehendakmya. ” (Qs. Ar-Ra’d(13): 13)
Saya sering mendengar ada orang mengatakan, “Halilintar itu terkadang membunuh dan membakar.”

