Makruhnya Keluar dari Sesuatu Negeri yang Dihinggapi Oleh Wabah Penyakit

Allah Ta’ala berfirman: “Di mana saja engkau semua berada, tentu akan dicapai oleh kematian, sekalipun dalam benteng-benteng tinggi dan kokoh penjagaannya.” (an-Nisa’: 78) Allah Ta’ala juga berfirman: “Dan janganlah engkau semua menjerumuskan dirimu sendiri dalam kerusakan yakni kebinasaan.” (al-Baqarah: 195) Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Umar bin al-Khaththab r.a. keluar bepergian ke Syam (Palestina), sehingga di waktu ia datang …

Larangan Berbangga Diri Dan Melanggar Aturan

Allah Ta’ala berfirman: “Janganlah engkau melagak-lagak dirimu sendiri sebagai orang suci. Allah lebih mengetahui kepada siapa yang bertaqwa.” (an-Najm: 32) Allah Ta’ala juga berfirman: “Hanyasanya ada jalannya untuk menyalahkan orang-orang yang melakukan penganiyaan terhadap para manusia dan melanggar aturan di bumi tiada menurut kebenaran. Mereka itulah yang akan memperoleh siksa yang pedih.” (as-Syura: 42) Dari ‘lyadh bin Himar r.a., katanya: …

Memperkeras Keharamannya Sihir

Allah Ta’ala berfirman: “Sulaiman itu tidaklah kafir, tetapi syaitan-syaitan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada seluruh manusia,” sampai habisnya ayat. (al-Baqarah: 102) Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Jauhilah olehmu semua akan tujuh hal yang merusakkan.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, apakah tujuh macam hal yang merusakkan itu?” Beliau s.a.w. bersabda: “Yaitu menyekutukan sesuatu dengan Allah, sihir, …

Larangan Mengundat-undat Sesuatu Pemberian Dan Sebagainya

Allah Ta’ala berfirman: “Hai sekalian orang-orang yang beriman, janganlah engkau semua membatalkan sedekah-sedekahmu semua yakni meleburkan pahala sedekah-sedekah itu dengan sebab mengundat-undat serta berbuat sesuatu yang menyakiti hati orang yang disedekahi.” (al-Baqarah: 264) Allah Ta’ala berfirman pula: “Orang-orang yang menafkahkan harta-hartanya fi-sabilillah -yakni untuk membela agama Allah dan pemberiannya itu tidak diiringi dengan mengundat-undat serta perbuatan yang menyakiti hati, maka …

Haramnya Menggunakan Wadah yang Terbuat dari Emas dan Perak

Dari Ummu Salamah radhiallahu ‘anha bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Seseorang yang minum dari wadah yang terbuat dari perak itu, hanyasanya ia memasukkan api neraka Jahanam dalam perutnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan “Sesungguhnya orang yang makan atau minum dalam wadah yang terbuat dari emas dan perak  itu sebenarnya memasukkan api Jahanam dalam perutnya.” Dari Hudzaifah r.a., katanya: “Sesungguhnya …

Larangan Berdiam Tidak Berbicara Sehari Sampai Malam

Dari Ali r.a., katanya: “Saya menghafal Hadis dari Rasulullah s.a.w., yaitu sabdanya: “Tidak ada keyatiman apabila telah bermimpi maksudnya  sudah akil baligh dan tidak boleh berdiam tidak berbicara sehari sampai malam.” Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud dengan isnad hasan. Al-Khaththabi berkata dalam menafsiri Hadis ini, demikian: “Termasuk  golongan salah satu di antara cara ibadat di zaman Jahiliyah ialah berdiam diri …

Haramnya Bercidera Tidak Menepati Janji  

Allah Ta’ala berfirman: “Hai sekalian orang-orang yang beriman, tepatitah segala perjanjian.” (al-Maidah: 1) Allah Ta’ala berfirman pula: “Dan tepatiah perjanjian, karena sesungguhnya perjanjian itu akan ditanyakan.” (al-lsra’: 34) Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w, bersabda: “Ada empat macam perkara yang apabila kesemuanya ada di dalam diri seseorang, maka orang itu adalah seorang munafik yang murni …

Larangan Mengelabui Dan Menipu

Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang yang beriman, lelaki atau perempuan, tanpa adanya sesuatu yang mereka perbuat, maka orang-orang yang menyakiti itu benar-benar telah menanggung kedustaan dan dosa yang nyata.” (alAhzab: 58) Dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang mengangkat senjata yakni memerangi kepada kita, maka ia bukanlah termasuk golongan kita kaum Muslimin dan barangsiapa …

Haramnya Seseorang Mengaku Nasab

Dari Sa’ad bin Abu Waqqash r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang mengaku sebagai nasab atau keturunan kepada orang yang bukan ayahnya, sedang ia mengetahui bahwa orang itu memang bukan ayahnya, maka syurga adalah  haram atasnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Janganlah engkau semua membenci kepada ayahmu sendiri  sehingga mengaku orang lain sebagai ayahnya, karena …