Tidak Menyukai Imam

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. dari Nabi SAW, bahwa beliau bersabda.

“Datang suatu kaum, lalu mereka shalat mengimami kalian. Apabila mereka menyempurnakan. niscaya (pahala) bagi mereka dan bagi kamu; dan apabila mereka mengurangi, maka (dosanya) atas mereka dan (pahalanya) bagi Jcamu.”

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Nabi SAW menyampaikan kepadanya dengan bersabda, “Imam adalah penjamin, dan muadzin adalah yang memegang amanah. Ya Allah, tunjukilah para imam dan ampunilah para muadzin.”

Imam Syafi’i berkata: Kemungkinan terkuat makna dari sabda Rasulullah SAW —wallahu a ’lam— adalah: Apabila mereka (para imam) menyempurnakan shalat dengan mengerjakannya di awal waktu, mengerjakan apa yang menjadi kesempurnaan shalat (memanjangkan bacaan), khusyu’, membaca tasbih pada ruku dan sujud, menyempurnakan tasyahud dan berdzikir kepada-Nya (dimana yang demikian merupakan puncak kesempurnaan), meski mereka hanya mengerjakan batas minimal dari hal-hal itu, maka mereka dan kalian sama-sama mendapat pahala. Bila tidak demikian, maka kalian akan mendapat pahala sementara mereka mendapat dosa sebagai akibat dari apa yang mereka tinggalkan.

Rasul SAW bersabda, “Siapa saja penguasa yang memerintahkan kamu untuk tidak menaati Allah, maka janganlah kamu menaatinya.” Apabila mereka menunda shalat sehingga keluar dari waktunya, atau mereka tidak mengerjakan shalat dalam batasan yang sah (mencukupi), maka ini termasuk perbuatan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta ’ala. Dalam menghadapi masalah ini, kita diperintahkan untuk mengembali- kannya kepada Allah dan Rasul-Nya. Rasul SAW menyuruh agar kita tidak mengikuti seorang penguasa yang seperti itu.

Imam Syafi’i berkata: Saya lebih menyukai menjadi juru adzan, karena Rasul SAW bersabda, “Dosa para muadzin diampuni, dan saya tidak suka menjadi imam karena beban; dan seorang imam, baginya tanggungjawab keimamannya. ”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *