Dari Ibnu Umar radhiallahu’ anhuma, katanya: “Rasulullah s.a.w. itu mengerjakan i’tikaf pada sepuluh hari yang penghabisan dari bulan Ramadhan.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Aisyah radhiallahu ‘anha bahwasanya Nabi s.a.w. mengerjakan i’tikaf pada sepuluh hari penghabisan dari bulan Ramadhan, sehingga Allah ‘Azzawajalla mematikannya, kemudian beri’tikaflah para isteri beliau s.a.w. itu sesudahnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Nabi s.a.w. itu mengerjakan …
I’tikaf








