Category Archives: Aqidah

Makruhnya Seseorang Yang Menarik Kembali Hibah 

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Orang yang kembali dari hibahnya yakni menarik kembali apa yang sudah diberikannya itu adalah seperti anjing yang kembali makan tumpah-tumpahannya.” (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat lain disebutkan: Nabi s.a.w. bersabda: “Perumpamaan orang

Makruhnya Menolak Harum-haruman Tanpa Adanya Uzur

Dari Abu Hurairah r.a. katanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang ditawarkan kepadanya suatu harum-haruman maka janganlah ia menolaknya, sebab sesungguhnya harum-haruman itu ringan bawaannya serta harum  baunya.”  (Riwayat Muslim) Dari Anas r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. tidak pernah menolak kalau ditawari

Haramnya Menyiksa Dengan Api Pada Semua Binatang

Dari Abu Hurairah r.a. katanya: “Rasulullah s.a.w. mengirimkan kita beberapa orang sebagai perutusan, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Jikalau engkau semua dapat menemukan si Fulan dan si Fulan,” yakni dua orang dari golongan kaum Quraisy yang juga disebutkan namanya oleh beliau

Makruhnya Memuji di Muka Orang yang Dipuji

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Nabi s.a.w. mendengar seseorang lelaki memuji pada orang lelaki lain dan mempersangatkan dalam memujinya itu, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Engkau telah merusakkan orang itu atau engkau telah mematahkan punggung orang itu.” (Muttafaq ‘alaih) A l

Larangan Menyiksa Hamba Sahaya, Binatang, Wanita Dan Anak Tanpa Sebab

Allah Ta’ala berfirman: “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang menjadi kerabat, tetangga yang bukan kerabat, teman dalam perjalanan, orang yang dalam perjalanan dan apa-apa yang menjadi milik tangan kananmu yakni hamba sahaya.

Larangan Berbisiknya Dua Orang Tanpa Orang Yang Ketiga

Allah Ta’ala berfirman: “Hanyasanya berbisik-bisik itu adalah dari tipudaya syaitan.” (al-Mujadalah: 10) 1595. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Jikalau  mereka yakni  yang sedang berada dalam  majlis itu bertiga orang, maka janganlah yang dua orang berbisik-bisik, meninggalkan

Haramnya Meninggalkan Sapa-menyapa Antara Kaum Muslimin Lebih Dari Tiga Hari

Allah Ta’ala berfirman: “Hanyasanya orang-orang mu’min itu adalah saudara, maka berbuat baiklah damaikanlah antara kedua saudaramu.” (al-Hujurat: 10) Allah Ta’ala juga berfirman: “Janganlah engkau semua tolong-menolong dalam hal yang dosa dan pelanggaran hukum.” (al-Maidah: 2) Dari Anas r.a., katanya: Rasulullah

Makruhnya Keluar dari Sesuatu Negeri yang Dihinggapi Oleh Wabah Penyakit

Allah Ta’ala berfirman: “Di mana saja engkau semua berada, tentu akan dicapai oleh kematian, sekalipun dalam benteng-benteng tinggi dan kokoh penjagaannya.” (an-Nisa’: 78) Allah Ta’ala juga berfirman: “Dan janganlah engkau semua menjerumuskan dirimu sendiri dalam kerusakan yakni kebinasaan.” (al-Baqarah: 195)

Larangan Berbangga Diri Dan Melanggar Aturan

Allah Ta’ala berfirman: “Janganlah engkau melagak-lagak dirimu sendiri sebagai orang suci. Allah lebih mengetahui kepada siapa yang bertaqwa.” (an-Najm: 32) Allah Ta’ala juga berfirman: “Hanyasanya ada jalannya untuk menyalahkan orang-orang yang melakukan penganiyaan terhadap para manusia dan melanggar aturan di

Memperkeras Keharamannya Sihir

Allah Ta’ala berfirman: “Sulaiman itu tidaklah kafir, tetapi syaitan-syaitan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada seluruh manusia,” sampai habisnya ayat. (al-Baqarah: 102) Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Jauhilah olehmu semua akan tujuh hal yang merusakkan.” Para