Qanaah, Afaf

Allah Ta’ala berfirman: “Tiada sesuatupun binatang yang bergerak di bumi itu, kecuali atas tanggungan Allah jualah keadaan rezekinya.” (Hud: 6) Allah Ta’ala juga berfirman: “Berikanlah sedekah itu kepada kaum fakir yang terkepung dalam menjalankan jihad fi-sabilillah,  mereka tidak dapat berjalan keliling negeri. Orang-orang yang tidak mengetahui akan mengira bahwa mereka itu adalah orang-orang yang kaya karena bersikap ta’affuf enggan meminta-minta. …

Sunnahnya Memperbaguskan Suara Dalam Membaca Al-Quran

 Dari Abu Hurairah r.a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Allah tidak pernah mendengarkan pada sesuatu dengan penuh perhatian dan rasa ridha serta menerima sebagaimana mendengarnya kepada seseorang Nabi yang bagus suaranya, ia bertaghanni dengan al-Quran itu yakni mengeraskan suaranya.”* (Muttafaq ‘alaih)* Dikatakan oleh para alim ulama: “Bahwasanya sabda Nabi s.a.w.: Yajharu bihi artinya: Memperkeraskan suara dalam membaca al-Quran ini …

Perintah Berta’ahud Kepada Al-Quran

Dari Abu Musa a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Berta’ahudlah kepada al-Quran yakni peliharalah untuk selalu membaca al-Quran itu secara tetap waktunya, sebab demi Zat yang jiwa Muhammad ada di dalam genggaman kekuasaanNya, niscayalah al-Quran itu lebih sangat mudah terlepasnya daripada seekor unta yang ada di dalam ikatan talinya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Hanyasanya …

Keutamaan Membaca Al-Quran

Dari Abu Umamah a., katanya: “Saya mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Bacalah olehmu semua akan al-Quran itu, sebab al-Quran itu akan datang pada hari kiamat sebagai sesuatu yang dapat memberikan syafaat yakni pertolongan kepada orang-orang yang mempunyainya.” (Riwayat Muslim) Maksudnya mempunyainya ialah membaca al-Quran yang di-lakukan dengan mengingat-ingat makna dan kandungannya lalu mengamalkan isinya, mana-mana yang merupakan perintah dilaku-kan dan yang …

Keutamaan Zuhud Di Dunia dan Anjuran Untuk Mempersedikit Keduniaan dan Keutamaan Kefakiran

Allah Ta’ala berfirman: “Hanyasanya perumpamaan kehidupan dunia ini adalah seperti air yang Kami turunkan dari langit, kemudian tumbuhlah karenanya itu tumbuh-tumbuhan di bumi, di antaranya ada yang dimakan manusia dan ternak. Sehingga setelah bumi itu mengenakan pakaian hiasannya dan menjadi indah permai dan penduduknya mengira, bahwa mereka akan dapat menguasainya, maka datanglah perintah Kami di waktu malam atau siang untuk …

Haramnya Wanita Bepergian Sendirian

Dari Abu Hurairah a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak halal-yakni haram-bagi seseorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari penghabisan, kalau ia bepergian sejauh jarak sehari semalam, melainkan wajib disertai orang yang menjadi mahramnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya ia mendengar Nabi a.w. bersabda: “Janganlah seseorang lelaki itu menyendiri dengan seseorang wanita, melainkan wanita itu wajiblah disertai …

Keutamaan Menangis Karena Takut Kepada Allah Ta’ala dan Karena Rindu Padanya

Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang beriman itu sama meniarap dengan dagunya sambil menangis dan al- Quran itu menambah ketundukan mereka.” (al-lsra’: 109) Allah Ta’ala berfirman lagi: “Adakah dari pembicaraan  al-Quran  ini engkau semua menjadi heran, lalu engkau semua ketawa dan tidak menangis?” (an-Najm: 59-60) Dari Ibnu Mas’ud r.a., katanya: “Nabi s.a.w. bersabda kepadaku: “Bacakanlah al-Quran untukku.” Saya berkata: “Ya …

Mengumpulkan Antara Takut dan Mengharapkan

Ketahuilah bahwasanya yang terpilih bagi seseorang hamba Tuhan di kala ia dalam keadaan sihat ialah supaya ia selalu dalam ketakutan di samping pengharapan kepada Tuhan. Ketakutan serta pengharapannya itu harus sama nilainya. Tetapi dalam keadaan sakit, haruslah ia lebih mengutamakan pengharapannya. Kaedah-kaedah syariat dari nash-nash al- Kitab dan as-Sunnah dan lain-lainnya menampakkan benar-benar keharusan yang  sedemikian itu. Allah Ta’ala berfirman: …

Keutamaan Mengharapkan

Allah Ta’ala berfirman dalam mengabarkan perihal hambaNya yakni Nabi Shalih, yaitu: “Dan saya Shalih menyerahkan urusanku kepada Allah, sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat keadaan hamba-hamba. Maka Allah melindunginya dari kejahatan-kejahatan tipu daya mereka itu.” (Ghafir: 44-45) Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w., sabdanya: “Allah Azzawajalla berfirman dalam Hadis Qudsi: “Aku adalah menurut sangkaan hambaKu dan Aku akan selalu besertanya …