Perjalanan yang Menyenangkan

Perjalanan menuju rumah Rasulullah  untuk melihat seluk-beluk kehidupan dan tata krama pergaulan beliau merupakan perjalanan yang sangat diidamkan setiap orang. Terlebih lagi bila diniatkan untuk menggapai pahala di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebuah perjalanan yang sarat ibrah dan pelajaran, penuh teladan dan panutan. Yaitu perjalanan melalui kitab-kitab dan riwayat-riwayat dari lisan para sahabat . Sebab, kita tidak dibolehkan melakukan …

Kunjungan Istimewa

Marilah kita telusuri kembali kurun yang telah berlalu. Membuka lembaran-lembaran masa silam. Membaca dan memperhatikan dengan seksama kisah-kisahnya. Kita akan mengadakan kunjungan istimewa, mengunjungi Rasulullah  di rumah beliau melalui untaian kata dan kalimat. Singgah di rumah beliau barang sehari saja. Melihat-lihat keadaan rumah beliau serta beberapa kisah tentangnya. Guna mengambil pelajaran dan ibrah yang akan menjadi pelita dalam amal perbuatan …

Keutamaan Bersahur Dan Mengakhirkannya Selama Tidak Menyingsingnya Fajar

Dari Anas r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Bersahurlah engkau semua, karena sesungguhnya di dalam sahur itu ada keberkahannya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Zaid bin Tsabit r.a., katanya: “Kita bersahur bersama Rasulullah s.a.w. kemudian kita berdiri untuk melakukan shalat yakni shalat Subuh.” Kepadanya ditanyakan: “Berapa jarak waktu antara keduanya itu?” Yakni antara selesainya sahur dengan berdirinya untuk shalat Subuh. la menjawab: “Sekira …

Bolehnya Minum dari Segala Macam Wadah yang Suci Selain yang Terbuat dari Emas dan Perak

Dari Anas r.a., katanya: “Waktu shalat sudah datang, lalu berdirilah orang-orang yang dekat rumahnya ke keluarganya masing-masing  untuk mengambil air wudhu’  dan masih tertinggallah beberapa orang  beserta Nabi s.a.w. Kemudian Rasulullah s.a.w. diberi sebuah wadah yang terbuat dari batu. Maka wadah itu terlampau kecil kalau di dalamnya itu dibeberkan tapak tangan beliau s.a.w. dan keluarlah air dari jari-jari beliau s.a.w. …

Ucapan Di Waktu Melihat Bulan Sabit Yakni Rukyatul Hilal

Dari Thalhah bin Ubaidullah r.a., bahwasanya Nabi s.a.w. itu apabila melihat bulan sabit yakni hilal, maka mengucapkan yang artinya: “Ya Allah, keluarkanlah bulan sabit itu dengan penuh keberkahan dan keimanan, keselamatan dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Inilah bulan sabit membawa petunjuk dan kebaikan.” Diriwayatkanoleh ImamTermidzidan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.

Larangan Mendahului Ramadhan Dengan Puasa Sesudah Pertengahan Sya’ban

Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi s.a.w., sabdanya: “Janganlah seseorang di antara engkau semua itu mendahului Ramadhan dengan puasa sehari atau dua hari, kecuali kalau seseorang itu biasa berpuasa tepat hari puasanya, maka hendaklah ia berpuasa pada hari itu.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Janganlah engkau semua berpuasa sebelum Ramadhan. Berpuasalah Ramadhan itu karena …

Uraian Tentang Bolehnya Minum Sambil Berdiri dan Uraian Bahwa yang Tersempurna Ialah Minum Sambil Duduk

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Saya memberikan minuman kepada Nabi s.a.w. dari air zamzam, beliau minum sambil berdiri.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Annazzal bin Sabrah r.a., katanya: “Ali r.a. datang di pintu Rahabah  halaman sesuatu masjid  lalu ia minum sambil berdiri dan ia berkata: “Sesungguhnya saya pernah melihat Rasulullah s.a.w. melakukan sebagaimana yang engkau semua melihat saya melakukan ini  yakni …

Memperbanyak Amalan Dalam Ramadhan Dan Sepuluh Hari Terakhirnya

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Rasulullah s.a.w. itu adalah sedermawan-dermawannya para manusia dan lebih-lebih lagi kedermawaannya itu ialah dalam bulan Ramadhan ketika ditemui oleh Jibril. Jibril itu menemui beliau s.a.w. pada setiap malam bulan Ramadhan lalu membacakan al-Quran padanya. Maka niscayalah Rasulullah s.a.w. itu, ketika ditemui oleh Jibril, adalah lebih dermawan dalam memberikan kebaikan daripada angin yang dilepaskan tiupannya.” …

Kemakruhan Meniup dalam Minuman

Dari Abu Said al-Khudri r.a. bahwasanya Nabi s.a.w. melarang meniup dalam minuman. Ada seorang lelaki berkata: “Ada kotoran mata yang saya lihat di dalam wadah itu.” Beliau s.a.w. bersabda: “Alirkanlah  sehingga kotoran itu hilang.” Orang itu berkata lagi: “Sesungguhnya saya ini belum merasa puas minum dari sekali nafas.” Beliau s.a.w. lalu bersabda: “Kalau begitu singkirkanlah dulu wadahnya itu dari mulutmu  …