Makruhnya Memaki-maki Penyakit Panas

Dari Jabir r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. masuk ke tempat Ummu Saib atau Ummul Musayyab, lalu ia berkata: “Mengapa anda, hai Ummu Saib” atau “hai Ummul Musayyab. Mengapa anda gementar.” Wanita itu menjawab: “Dihinggapi penyakit panas. Semoga Allah tidak memberkahi penyakit ini.” Jabir berkata: “Janganlah anda memaki-maki penyakit panas itu, sebab sesungguhnya penyakit itu dapat melenyapkan semua kesalahan anak Adam, sebagaimana dapur pandai besi dapat melenyapkan kotoran yakni karat besi.” (Riwayat Muslim)

Tuzafzifina yakni bergerak-gerak dengan gerakan keras sekali yakni gementar. Maknanya sama dengan Tarta’idu. Tuzafzifina itu dengan dhammahnya ta’ dan dengan zai yang didobbelkan serta fa’ yang didobbelkan pula. Diriwayatkan pula dengan ra’ yang didobbelkan dan dua qaf  lalu berbunyi Turaqriqina.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *