Category Archives: Artikel

Seorang Muslim yang Menunjukkan Kelemahan Kaum Muslimin kepada Kaum Musyrikin

Imam Syafi’i berkata: Apa pendapat Anda tentang orang Islam yang menulis surat kepada kaum musyrikin yang berperang bahwa kaum muslimin bermaksud memerangi mereka, atau ia menulis surat tentang aurat(hal yang memalukan atau kelemahan) kaum muslimin? Apakah dihalalkan darahnya? Apakah ini

Yang tidak membatalkan janji perdamaian ahlu dzimma

Imam Syafi’i berkata: Apabila jizyah diambil dari suatu kaum, lalu satu kelompok dari mereka merampok dan memerangi lelaki Islam dan memukulnya, atau mereka berbuat kezhaliman kepada orang Islam atau kepada orang yang sudah membuat perjanjian, atau berbuat zina dengan seorang

Apa yang dilakukan oleh orang-orang yang membatalkan janji

Imam Syafi’i berkata: Jika seorang imam mengadakan perjanjian dengan suatu kaum, lalu mereka memerangi kaum yang telah mengadakan perjanjian itu atau dengan ahli dzimmah dan kaum muslimin, mereka memerangi dan mengambil harta benda sebelum memperlihatkan pembatalan perjanjian damai, maka imam

Pembatalan janji

Imam Syafi’i berkata: Allah berfirman, “Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah  perjanjian itu kepada mereka dengan carayangjujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orangyang berkhianat. ” (Qs. A1 Anfaal (8): 58) Imam Syafi’i berkata: Apabila datang

Pelaksanaan nadzar dan janji, serta pembatalannya

Imam Syafi’i berkata: Pelaksanaan nadzar dan janji adalah dengan sumpah atau tidak dengan sumpah. Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman penuhilah akad-akad itu (janji-janji itu). ” (Qs. Al Maa’idah (5): 1) Firman Allah pula, “Mereka menunaikan nadzar dan takut akan

Penggantian agama orang-orang yang kena jizyah

Imam Syafi’i berkata: Seseorang yang menganut agama Ahli Kitab, jizyah mereka tidak diterima kecuali nenek moyangnya atau dia sendiri telah menganut agama itu sebelum turunnya Al Qur’an, dan jizyah itu diterima dari orang yang tetap pada agamanya dan agama nenek

Wasiat Harta yang dibolehkan bagi Tawanan dari Hartanya

Imam Syafi’i berkata: Tawanan dibolehkan berbuat sesuatu terhadap hartanya di negeri Islam. Jika ia datang untuk dibunuh selama belum dipukui, maka ia tidak dianggap sakit. Demikan juga dengan orang yang berada di antara dua barisan perang. Imam Syafi’i berkata: Dari

Pernikahan orang yang diambil jizyah darinya dan memakan sembelihannya

Imam Syafi’i berkata: Hukum Allah kepada kaum musyrikin itu ada dua macam: ditetapkannya hukum bahwa para penyembah berhala itu diperangi hingga mereka masuk Islam, dan Ahli Kitab diperangi hingga mereka membayar jizyah atau masuk Islam. Allah menghalalkan wanita Ahli Kitab

Negeri orang yang mengadakan perdamaian

Imam Syafl’i berkata: Apabila imam memerangi suatu kaum dan belum memperoleh kemenangan atas mereka, sehingga mereka mengusulkan perdamaian kepada imam dengan tanah mereka atau sesuatu yang akan mereka berikan kepada imam dari tanah mereka, dan pemberian mereka itu lebih banyak

Orang yang dijamin Keamanannya di Darul Harb

Imam Syafi’i berkata: Apabila suatu kaum dari kaum muslimin masuk ke darul harb (negeri perang) dengan ada jaminan keamanan, maka musuh mereka dapat menjamin keamanan hingga mereka berpisah dari kaum musyrikin itu atau mereka sampai di tempat yang aman. Tidak