Haramnya Wanita Bepergian Sendirian

Dari Abu Hurairah a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak halal-yakni haram-bagi seseorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari penghabisan, kalau ia bepergian sejauh jarak sehari semalam, melainkan wajib disertai orang yang menjadi mahramnya.” (Muttafaq ‘alaih) Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya ia mendengar Nabi a.w. bersabda: “Janganlah seseorang lelaki itu menyendiri dengan seseorang wanita, melainkan wanita itu wajiblah disertai …

Keutamaan Menangis Karena Takut Kepada Allah Ta’ala dan Karena Rindu Padanya

Allah Ta’ala berfirman: “Dan orang-orang yang beriman itu sama meniarap dengan dagunya sambil menangis dan al- Quran itu menambah ketundukan mereka.” (al-lsra’: 109) Allah Ta’ala berfirman lagi: “Adakah dari pembicaraan  al-Quran  ini engkau semua menjadi heran, lalu engkau semua ketawa dan tidak menangis?” (an-Najm: 59-60) Dari Ibnu Mas’ud r.a., katanya: “Nabi s.a.w. bersabda kepadaku: “Bacakanlah al-Quran untukku.” Saya berkata: “Ya …

Mengumpulkan Antara Takut dan Mengharapkan

Ketahuilah bahwasanya yang terpilih bagi seseorang hamba Tuhan di kala ia dalam keadaan sihat ialah supaya ia selalu dalam ketakutan di samping pengharapan kepada Tuhan. Ketakutan serta pengharapannya itu harus sama nilainya. Tetapi dalam keadaan sakit, haruslah ia lebih mengutamakan pengharapannya. Kaedah-kaedah syariat dari nash-nash al- Kitab dan as-Sunnah dan lain-lainnya menampakkan benar-benar keharusan yang  sedemikian itu. Allah Ta’ala berfirman: …

Keutamaan Mengharapkan

Allah Ta’ala berfirman dalam mengabarkan perihal hambaNya yakni Nabi Shalih, yaitu: “Dan saya Shalih menyerahkan urusanku kepada Allah, sesungguhnya Allah adalah Maha Melihat keadaan hamba-hamba. Maka Allah melindunginya dari kejahatan-kejahatan tipu daya mereka itu.” (Ghafir: 44-45) Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w., sabdanya: “Allah Azzawajalla berfirman dalam Hadis Qudsi: “Aku adalah menurut sangkaan hambaKu dan Aku akan selalu besertanya …

Mengharapkan

Allah Ta’ala berfirman: “Katakantah, hai hamba-hambaKu yang melampaui batas dalam menceiakakan dirinya sendiri yang berlebih-lebihan daiam melakukan kemaksiatan, janganlah engkau semua berputus asa dari rahmat Allah yakni dari pengampunanNya, sesungguhnya Allah itu dapat mengampuni segala macam dosa, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Penyayang.” (az-Zumar: 53) Allah Ta’ala berfirman pula: “Dan Kami tidak akan memberikan pembalasan, melainkan kepada orang yang …

Ucapan Apabila Seseorang Musafir Itu Telah Kembali Dan Melihat Negerinya

Dalam bab ini termasuklah Hadis Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma yang terdahulu mengenai bab takbirnya seorang musafir jikalau menaiki gunung-gunung atau tempat-tempat yang tinggi. Dari Anas r.a., katanya: “Kita datang dari perjalanan bersama Nabi a.w.,sehingga di waktu kita sudah berada di luar kota Madinah, lalu beliau s.a.w. mengucapkan yang artinya: “Kita semua telah kembali, kita semua bertaubat kepada Allah, menyembah serta …

Sunnahnya Datang Di Waktu Siang Dan Makruhnya Di Waktu Malam

Sunnahnya Datang Di Tempat Keluarganya Di Waktu Siang Dan Makruhnya Datang Di Waktu   Malam  Dari Jabir r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Jikalau seseorang di antara engkau semua itu telah lama tidak ada yakni lama dalam bepergian, maka janganlah datang di tempat keluarganya di waktu “Dalam riwayat lain disebutkan: “Bahwasanya Rasulullah s.a.w.itu melarang kalau seseorang lelaki itu datang di tempat keluarganya …

Takut Kepada Allah Ta’ala

Allah Ta’ala berfirman: “Dan kepadaKu, maka takutlah engkau semua!” (al-Baqarah: 40) Allah Ta’ala berfirman pula: “Sesungguhnya tindakan siksaan Tuhannya itu adalah sangat dahsyatnya.” (al-Buruj: 12) Allah Ta’ala juga berfirman: “Dan demikianlah tindakan Tuhanmu jikalau menindak kepada penduduk negeri, yang mereka itu melakukan kezaliman, sesungguhnya tindakan penghukuman Allah itu adalah amat pedih dan keras. Sesungguhnya hal yang sedemikian itu niscaya merupakan …

Sunnahnya Mempercepat Seorang Musafir Pulang Ke Tempat Keluarganya

Dari Abu Hurairah a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Bepergian itu sepotong yakni sebagian dari siksa. Seseorang akan terhalang untuk makannya, minumnya serta tidurnya sebab tidak dapat tertib seperti di rumah. Maka dari itu, apabila seseorang di antara engkau semua telah menyelesaikan maksud tujuannya, hendaklah segera kembali ke tempat keluarganya.” (Muttafaq ‘alaih)