Larangan Berisyarat Kepada Seorang Muslim dengan Menggunakan Pedang dan Sebagainya

Dari Abu Hurairah r.a. dari Rasulullah s.a.w., sabdanya: “Janganlah seseorang itu  berisyaratkan  kepada saudaranya dengan menggunakan pedang, sebab sesungguhnya  ia  tidak  mengetahui  barangkali  syaitan  menusukkan  apa   yang  di  tangannya  itu   pada saudaranya tadi, sehingga menyebabkan ia terjerumus dalam lobang  neraka.”  (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan: “Abul Qasim  yakni Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang berisyarat kepada saudaranya dengan …

Haramnya Riya’ Pamer Atau Memperlihatkan Kebaikan Diri Sendiri

Allah Ta’ala berfirman: “Dan tidaklah mereka itu diperintah melainkan untuk menyembah kepada Allah dengan bersikap ikhlas terhadap agamaNya, lagi mencondongkan diri,” sampai habisnya ayat. (al-Bayyinah: 5) Allah Ta’ala juga berfirman: “Janganlah engkau semua membatalkan sedekah-sedekahmu semua yakni menghapuskan pahala sedekah-sedekah itu dengan sebab melakukan undat-undat membanggakan kebaikan daripada orang yang diberi serta menyakiti hati. Orang sedemikian ini adalah sama dengan …

Makruhnya Keluar dari Masjid Sesudah Azan Kecuali Karena Uzur

Dari Abusysya’tsa, katanya: “Kita semua duduk-duduk bersama Abu Hurairah r.a. dalam masjid, lalu muadzdzin berazan, kemudian ada seorang lelaki berdiri dari masjid dan terus berjalan. Abu Hurairah mengikuti orang tersebut dengan pandangan matanya sehingga keluarlah orang tadi dari masjid. Abu Hurairah lalu berkata; “Orang itu  benar-  benar telah bermaksiat  yakni menyalahi ajaran Abul Qasim yakni Nabi Muhammad s.a.w.” (Riwayat Muslim)

Memperkeraskan Haramnya Harta Riba

Allah Ta’ala berfirman: “Orang-orang yang makan riba itu tidak dapat berdiri tegak, melainkan sebagaimana berdirinya orang yang kemasukan syaitan. Yang sedemikian itu disebabkan karena mereka mengatakan: “Sesungguhnya berjual-beli itu sama dengan riba.” Allah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba dan barangsiapa yang memperoleh nasihat dari Tuhannya, lalu ia berhenti sesudah itu, maka apa-apa yang dilakukan dahulu sebelum itu habislah sudah dosanya, …

Mengokohkan Keharamannya Makan Harta Anak Yatim

Allah Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang makan harta-harta anak yatim dengan cara penganiayaan, maka hanyasanya yang mereka makan dalam perut mereka itu adalah api neraka dan mereka akan masuk dalam neraka Sa’ir.” (an-Nisa’: 10) Allah Ta’ala juga berfirman: “Dan janganlah engkau mendekat kepada harta-harta anak yatim, melainkan dengan cara penggunaan yang lebih baik seperti menjaga dan memperkembangkannya.” (al- An’am:152) Allah …

Makruhnya Seseorang Yang Menarik Kembali Hibah 

Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma bahwasanya Nabi s.a.w. bersabda: “Orang yang kembali dari hibahnya yakni menarik kembali apa yang sudah diberikannya itu adalah seperti anjing yang kembali makan tumpah-tumpahannya.” (Muttafaq ‘alaih) Dalam riwayat lain disebutkan: Nabi s.a.w. bersabda: “Perumpamaan orang yang mengambil kembali sedekahnya adalah seperti seekor anjing yang tumpah- tumpah lalu ia kembali kepada tumpah-tumpahannya itu, kemudian memakannya.” Dalam …

Haramnya Menyiksa Dengan Api Pada Semua Binatang

Dari Abu Hurairah r.a. katanya: “Rasulullah s.a.w. mengirimkan kita beberapa orang sebagai perutusan, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Jikalau engkau semua dapat menemukan si Fulan dan si Fulan,” yakni dua orang dari golongan kaum Quraisy yang juga disebutkan namanya oleh beliau s.a.w. itu. Selanjutnya beliau bersabda: “Kalau dapat menemukan keduanya itu, maka bakar sajalah keduanya itu dengan api.” Setelah kita hendak …

Makruhnya Memuji di Muka Orang yang Dipuji

Dari Abu Musa r.a., katanya: “Nabi s.a.w. mendengar seseorang lelaki memuji pada orang lelaki lain dan mempersangatkan dalam memujinya itu, lalu beliau s.a.w. bersabda: “Engkau telah merusakkan orang itu atau engkau telah mematahkan punggung orang itu.” (Muttafaq ‘alaih) A l – I t h r a ‘ artinya bersangatan dalam memberikan pujian. Dari Abu Bakrah r.a. bahwasanya ada seseorang lelaki …

Larangan Menyiksa Hamba Sahaya, Binatang, Wanita Dan Anak Tanpa Sebab

Allah Ta’ala berfirman: “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang menjadi kerabat, tetangga yang bukan kerabat, teman dalam perjalanan, orang yang dalam perjalanan dan apa-apa yang menjadi milik tangan kananmu yakni hamba sahaya. Sesungguhnya Allah i tu tidak menyukai orang-orang yang sombong serta membanggakan diri.” (an-Nisa’: 36) Dari Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma bahwasanya …