Sifat Larangan Allah dan Rasul-Nya

Tanya: jelaskan kepadaku esensi larangan Allah SWT dan Rasul- Nya! Jawab: larangan Allah SWT terbagi menjadi dua kategori: pertama, sesuatu yang dilarang itu diharamkan, dan ia tidak menjadi halal kecuali karena alasan yang ditunjukkan Allah SWT di dalam Kitab-Nya atau

Bentuk lain dari larangan terhadap sesuatu yang sebagian aspeknya berbeda dengan sebelumnya.

Sa‟id bin Salim mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Juraij, dari Atha, dari Shafwan bin Mauhab, bahwa ia mengabarinya dari Abdullah bin Muhammad bin Shaifi, dari Hakim bin Hizam, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda kepadaku, ”tidakkah aku diberitahu  atau tidakkah sampai

Bentuk lain dari Larangan terhadap sesuatu yang sebagian aspeknya berbeda dengan sebelumnya

Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi, dari Ibnu Umar ia berkata: “Rasulullah SAW melarang muzabanah. Muzabanah adalah jual beli kurma basah dengan kurma kering dalam takaran yang sama, dan menjual anggur basah dengan anggur kering (kismis) dalam takaran yang sama.”

Larangan terhadap sesuatu yang sebagian Aspeknya berbeda dengan sebelumnya.

Malik mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Yahya bin Habban, dari A‟raj dari Abu Hurairah RA: Bahwa Rasulullah SAW melarang shalat setelah Ashar sampai matahari terbenam, dan melarang shalat sesudah Subuh sampai matahari terbit.Malik mengabarkan kepada kami, dari Nafi, dari

Larangan terhadap sesuatu yang sebagian Aspeknya berbeda dengan sebelumnya

Malik mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Yahya bin Habban, dari A‟raj dari Abu Hurairah RA: Bahwa Rasulullah SAW melarang shalat setelah Ashar sampai matahari terbenam, dan melarang shalat sesudah Subuh sampai matahari terbit.106Malik mengabarkan kepada kami, dari Nafi, dari

Larangan terhadap sesuatu yang disebutkan secara Lebih Jelas dari sebelumnya

Malik mengabarkan kepada kami, dari Nafi, dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “masing-masing dari dua orang yang berjual beli memiliki hak pilih (antara jual dan tidak) terhadap temannya selama keduanya belum berpisah, kecuali jual beli khiyar.‟ Sufyan mengabarkan kepada

Larangan terhadap Sesuatu yang Ditunjukkan oleh Hadits Lain.

Malik mengabarkan kepada kami, dari Abu Zinad dan Muhammad bin Yahya bin Habban, dari A‟raj dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: لََّ يَ ْخطُ ْب أَ َح ُدُك ْم َعلَى ِخطْبَِة أَِخيِو “janganlah salah seorang dari kalian meminang

Bentuk Lain Riwayat-riwayat yang Dianggap Bertentangan

Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami, dari Az-Zuhri, dari Ubaidullah bin Abdullah bin Utbah, dari Ibnu Abbas, dia berkata: Shab bin Jatstsamah mengabarkan kepadaku: Aku pernah mendengar Nabi SAW ditanya tentang orang-orang musyrik penduduk suatu kampung yang diserang pada malam hari,

Bentuk lain Riwayat-riwayat yang dianggap Bertentangan

Sufyan mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Atha bin Yazid Al-Laits, dari Abu Ayyub Al-Anshari, bahwa Nabi SAW bersabda: “janganlah kalian menghadap Kiblat dan jangan membelakanginya saat buang air besar atau air kecil, tetapi menghadaplah ke Timur atau Barat.” Abu

Bentuk lain Riwayat-riwayat yang dianggap Bertentangan

Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami, dari Muhammad bin Ajlan, dari Ashim bin Umar bin Qatadah, dari Mahmud bin Labid dari Rafi‟ bin Khadij, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Kerjakanlah shalat Shubuh saat pagi terang, karena itu lebih besar pahalanya. Atau lebih