Daily Archives: 5 Maret 2020

Perbedaan Pendapat tentang Mengeraskan Suara Talbiyah di dalam Masjid

Imam Syafi’i berkata: Apabila adayangberkata, “Seseorang tidak boleh mengeraskan suaranya ketika mengucapkan talbiyah di dalam masjid jami’, kecuali masjid Makkah (Masjidil Haram) dan masjid di Mina.” Kami katakan bahwa pendapat ini bertentangan dengan hadits yang menerangkan bahwa Jibril menyuruh Rasulullah

Kapan Seseorang tidak boleh Meninggalkan Talbiyah

Imam Syafi’i berkata: Dari Ibnu Juraiz, dia berkata bahwa Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman bin Tsabit mengkhabarkan kepada kami, ia berkata, “Para pendahulu kami tidak pernah meninggalkan talbiyah pada 4 keadaan, yaitu; ketika para teman berkumpul sampai suara mereka menjadi

Mengeraskan Suara Ketika Bertalbiyah

Imam Syafi’i berkata: Dari Khalad bin Sa’id Al Anshari, dari bapaknya, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Jibril datang kepadaku lalu menyuruhku untuk memerintahkan kepada sahabatku atau kepada orang-orang yang bersamaku agar mengeraskan suara dengan talbiyah atau dengan tahlil.” Imam Syafi’i berkata:

Lafazh Talbiyah

Imam Syafi’i berkata: Dari Ibnu Umar yang meriwayatkan bahwa talbiyah Rasulullah SAW adalah. “Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kekuasaan hanya untukMu, tidak ada sekutu bagi-Mu.”

Apakah Berihram Harus Melafazhkan Kata-Kata Haji atau Umrah, atau Cukup dengan Niat?

Imam Syafi’i berkata: Hadits-hadits yang telah kami riwayatkan dari Nabi SAW merupakan dalil bahwa niat seseorang yang ber-talbiyah itu hanya di hati (tidak dilafazhkan), hal itu sudah cukup dan sah. Jadi, seseorang yang berihram tidak perlu melafazhkan niat ihramnya (ihram

Waktu Melaksanakan Haji dan Umrah

Imam Syafi’i berkata: Allah Azza wa Jalla berfirman, “(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. ” (Qs.

Memakai Pakaian yang Dilarang Ketika Berihram dan Wangi-wangian

Imam Syafi’i berkata: Dari Shafwan bin Ya’labin Umayah, dari bapaknya, ia berkata, “Pada suatu hari kami bersama Rasulullah SAW di Ji’ranah. Lalu datang kepada beliau seorang laki-laki yang memakai jubah dan pakaiannya berlumuran dengan minyak wangi cendana. Laki-laki tersebut berkata,

Memakai Wewangian Ketika Hendak Berihram

Imam Syafi’i berkata: Diriwayatkan dari Aisyah bahwa ia berkata. “Aku pernah mengoleskan wewangian kepadaRasulullah SAW.” Diriwayatkan dari Aisyah bahwa dia berkata. “Aku pernah mengoleskan wewangian ketika beliau hendak berihram sebelum hal ini tidak diperbolehkan, dan pada saat beliau ber-tahallul sebelum

Seorang yang sedang Ihram boleh Memakai Ikat Pinggang atau Menyandang Pedang

Imam Syafi’i berkata: Seorang yang sedang ihram boleh memakai ikat pinggang, walaupun dengan cara mengikat kedua ujung ikat pinggang tersebut sehingga kedua ujung tersebut saling memperkuat satu sama lain. Orang yang sedang berihram juga boleh menyandang pedang untuk menjaga diri,

Pakaian Perempuan yang sedang Ihram

Dari Abu Zubair bahwa ia mendengar Jabir berkata, “Seorang perempuan yang sedang ihram tidak boleh memakai pakaian yang mengandung wewangian, namun ia boleh memakai pakaian yang dicelup (diwarnai). Saya berpendapat bahwa pakaian yang dicelup tidak mengandung wewangian.” Imam Syafi’i berkata: